Polisi Musnahkan Moke, Knalpot Racing, dan Meriam Kaleng

3
490
Polisi Musnahkan Moke, Knalpot Racing, dan Meriam Kaleng
Polisi memusnahkan puluhan knalpot racing di Maumere Kabupaten Sikka, Jumat (21/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Polres Sikka melaksanakan apel gelar Pasukan Ops Lilin Turangga 2018, Jumat (21/12), di Lapangan Umum Kota Baru Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Usai apel gelar pasukan, polisi memusnahkan ratusaan liter moke, puluhan knalpot racing dan meriam kaleng yang disita selama operasi penyakit masyarakat (pekat) beberapa waktu lalu.

Ikut terlibat dalam pemusnahan barang-barang sitaan ini yakni Wakapolres Sikka Kompol Iwan Iswahyudi, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Wakil Ketua DPRD Sikka Sufriyance Merison Botu dan Donatus David, Ketua Pengadilan Negeri Maumere Rahmat Sanjaya, beserta sejumlah tokoh agama.

Iwan Iswahyudi menjelaskan Polres Sikka menggelar Operasi Pekat Turangga sejak Kamis (6/12) yang lalu. Dari operasi pekat itu aparat keamanan antara lain berhasil menyita ratusan liter minuman keras berupa moke yang adalah minuman lokal di Kabupaten Sikka, puluhan knalpot racing dan puluhan meriam kaleng.

Pantauan media ini, ada empat jerikan berukuran 50 liter yang semuanya berisi moke. Lalu ada lagi puluhan botol bekas air mineral, yang di dalamnya berisikan moke, disatukan dalam sebuah dos besar. Secara simbolis Wakil Bupati Sikka Romanus Woga bersama jajaran Forkopimda Sikka dan tojoh agama memusnahkan moke dengan cara menuangkan ke dalam drum kosong.

Sebelumnya secara simbolis pula dilakukan pemusnahan knalpot racing. Seorang anggota Satlantas Polres Sikka memotong knalpot racing dengan menggunakan gurinda. Setalah itu, dilakuan pemusnahan semua knalpot racing dengan sebuah alat berat. Pemusnahan knalpot racing dilakukan di Jalan Pos, persis di depan Kantor PT Pos dan Giro Maumere.

Apel gelar Pasukan Lilin Turangga 2018 dipimpin Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, dengan komanda apel Kasat Sabhara Polres Sikka Iptu Messakh Hetharie. Selain Forkopimda Sikka dan tokoh agama, hadir juga perwira Polres Sikka, perwaira kodim 1603 Sikka, perwira Lanal Maumere, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sika Sirilus Wihelmus, dan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.

Sedangkan peserta apel terdiri dari anggota TNI-AD, TNI-AL, anggota Polres Sikka, staf Dinas Perhubungan, anggota Polisi Pamong Praja Kabupaten Sikka, anggota Tim SAR Maumere, dan anggota Saka Bhayangkara.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergisitas antara Polres Sikka dan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Natal 2018 dan tahun Baru 2019. Usai pemusnahan barang-barang sitaan, dilanjutkan dengan show force personil dan kendaraan roda dua dan roda empat di jalan dalam Kota Maumere.*** (eny)

3 KOMENTAR

  1. Pak Polisi yang Terhormat..
    Bapak Boleh Musnakan Knalpot Racing, Meriam Kaleng dll, asalkan Bapak jagan Musnakan Moke..
    Sebap moke salah satu pengerajin, untuk Kebutuhan kelurga dan Anaknya Yang sekolah.
    Kalau bapak sanggup membiayai…
    Kalau bapak sanggup membiayai…
    Kalau bapak sanggup membiayai…

    Ok Silahkan di musnakan…

  2. Jempol bagimu
    Polisi (pihak keamanan)
    Bupati dan wakil bupati
    Keuskupan (Greja)
    Mui Sikka (saudara Muslim)
    Lembaga Adat Dua Moan Watu Pitu
    Berkat kerjasama yg baik memang sangat perlu untuk kemajuan Nian Tana
    Luar biasa tahun ini kami merasakan kenyamanan thn ini sungguh tenang luar biasa. Kebisingan suara mercun kembang api sounn system rasing knalpot motor sungguh sangat berkurang
    Ke depannya harus tetap tenang seperti ini
    Bagaimana solusinya kedepan mei sampai Nopember suara sound system mendetum sampai bergetar atap rumah dan tanah setengaah tahun kaum muda kita berkeliaran keliling Keuskupan Maumere untuk dagamg pesta terbius dgn sound System yg tdk punya pesan moral dan sangat memprihatikan dr sisi adat istiadat dan budaya kt, iman dan kepercayaan kt bunyi sound system manusia penuh dlm tenda lampu dimatikan yg hdp cuman lampu disco istilah keren mereka dgn alunan syar lagu “pompa mati” , “gowir dong” dll yg sangat tabu yg menghancurkan moral masyarakat kt sebagai org berbudaya dan beriman
    Semiga cepat di atasi
    Kami masyarakat mendukung sepenuhnya dan Hidup Suara Sikka suara emas menggema di madyyarakat demi perubahab ke arah yg lebih baik

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini