Waturia Desa Definitif, Ikan Ikut Menari-nari

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 Januari 2019 - 16:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 233 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Desa Persiapan Waturia

Kantor Desa Persiapan Waturia

Berada di ketinggian, kurang lebih 1.500 meter dari pedalaman laut, Jumat (18/1). Persisnya di Dusun Watuwoga 2 Desa Persiapan Waturia Kecamatan Magepanda Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Dari situ kita bisa memandang lepas Laut Flores yang indah mempesona. Tampak hilir mudik perahu motor nelayan pemburu ikan. Ombak putih bergulung genit, seolah sedang mewartakan keramahan.
Jam menunjukkan pukul 13.15 Wita. Saya bersama beberapa wartawan lokal beristirahat sebentar di Kantor Desa Persiapan Waturia. Kami diajak Pelaksana Tugas Camat Magepanda Edmon Dominggus Bura. Kebetulan hari itu semua pada lelah meliput peristiwa banjir bandang di Desa Kolisia yang mengakibatkan lumpuhnya jalur tranportasi pantai utara. Dari lokasi bencana kurang lebih 3 kilometer.
Tidak disangka Pejabat Kepala Desa Persiapan Waturia Benediktus Mane beserta perangkat desa persiapan sudah menyiapkan makan siang. Magewaer dan ikan bakar menjawabi perut kosong kami dari pagi hari. Kami disuguhi ikan-ikan segar hasil tangkapan seorang nelayan yang terbilang hebat dalam urusan menyelam. Satu botol minuman tradisonil yang biasa disebut moke, kami sulang bersama-sama. Kopi panas menutup kekerabatan kecil di wilayah terpencil.
Waturia ditetapkan menjadi desa persiapan pada 31 Juli 2017, dimekarkan dari Desa Kolisia. Penetapan ini berdasarkan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2017 tentang Pembentukan Tigapuluh Empat Desa Persiapan. Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera, mengantar sendiri Perbup tersebut pada 10 Oktober 2017. Warga masyarakat bersukacita menyambut hari bersejarah itu. Kini sebanyak 342 kepala keluarga atau 1.155 jiwa sedang menantikan kepastian Waturia menjadi desa definitif. Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo sudah memastikan 2019 ini 34 desa persiapan akan didefinitifkan.
Dari catatan selayang pandang, Waturia yang letaknya sekitar 14 kilometer dari Kota Maumere, merupakan sebuah perkampungan pengungsi. Sebagian besar adalah pengungsi dari Pulau PaluE akibat erupsi Gunung Api Rokatenda, dan pengungsi Bajo akibat bencana tsunami yang melanda Pulau Babi pada tahun 1992. Karena itu di wilayah ini bermukim beberapa suku seperti Suku PaluE, Suku Sikka, Suku Lio, Suku Bajo, Suku Lamaholot, dan beberapa suku kecil lainnya.
Potensi yang terdapat di desa ini adalah jagung, kacang tanah, kacang hijau, jambu mente, tembakau, serta tanaman holtikultura. Waturia juga punya potensi andalan dari aspek kelautan dan perikanan. Mau rasakan nikmatnya sunuk, kerapu, gurita, teripang, lobster, silakan datang ke Waturia. Selain itu ada juga wisata andalan seperti Pantai Wairi’i dan Gua Maria Lourdes Watuwoga.
Sudah lebih satu tahun, Benediktus Mane mengelola pemerintahan desa persiapan sejak dia ditetapkan sebagai Pejabat Kepala Desa Persiapan terhitung 22 Nopember 2017. Dia sudah melewati tahun anggaran 2018, dan kini meniti tahun anggaran 2019. Setiap tahun anggaran dia mendapat suntikan dana Rp 300 juta lebih dari desa induk.
Pengelolaan pemerintahan desa persiapan dilakukan secara bersama-sama dengan perangkat desa yakni Sekretaris Emerensiana Bedi, Kepala Urusan Keuangan Maria Argentina Meti, Kepala Urusan Umum dan Perencanaan Aleksia F. Wea, Kepala Seksi Pemerintahan Yuliana Nona, serta Kepala Seksi Kesmas dan Pelayanan B.F. Kitho Cynde.
Cukup banyak sudah persiapan yang dilakukan Bendediktus Mane dan perangkat desa. Tiga hal yang paling penting yakni pendataan bidang kependudukan, penataan wilayah, dan penetapan batas wilayah. Semua ini sudah dilakukan secara baik. Terbetik kabar, dari kinerja ini, Desa Persiapan Waturia sudah jauh melampaui 33 desa persiapan lain, termasuk dua desa persiapan di wilayah Kecamatan Magepanda yaitu Desa Persiapan Leguwoda dan Desa Persiapan Mudewoda.
Benediktus Mane juga sudah membuka akses infrastruktur jalan dengan membuat rabat jalan pada dua lokasi, masing-maing sepanjang 100 meter. Kini di tengah persiapan menjadi desa definitif, Benediktus Mane sedang mempersiapkan kantor desa yang layak, tampan dan strategis. Rencananya akan dibangun kantor desa di Dusun Watowoga 1, persis di samping Jalan Trans Maumere-Magepanda. Sementara ini masih dalam proses persiapan bersama para pihak terkait.
Waturia menjadi desa definitif, inilah kerinduan masyarakat di sana. Tidak terbayangkan euforia yang bakal digelorakan ketika tiba saatnya. Seorang warga di sana sedikit melucu, katanya, ketika Waturia resmi menjadi desa definitif, bukan tidak mungkin ikan-ikan segar pun bisa menari-nari gembira.*** (vicky da gomez)
Baca Juga :  Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Berita Terkait

Tiba Masa Tiba Akal, Gempa Flores: Antara Tragedi Kemanusiaan dan Politik Pencitraan
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA