Sikka Berduka, Dua Tokoh Birokrat Politisi Tutup Usia

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 31 Maret 2019 - 11:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 185 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Bupati Sikka Sosimus Mitang

Mantan Bupati Sikka Sosimus Mitang

Maumere-SuaraSikka.com: Dalam satu hari, Sabtu (30/3), Kabupaten Sikka kehilangan dua tokoh daerah. Landoaldus Mekeng, birokrat senior, meninggal di RS Carolus Jakarta pada pukul 11.35 Wib. Menyusul malam harinya pukul 00.00 Wita, Sosimus Mitang, mantan Bupati Sikka tutup usia di RSUD TC Hillers Maumere.
Dua tokoh ini punya sejarah politik yang saling bersinggungan dalam beberapa tahun terakhir ini. Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2003, Landoaldus Mekeng dan Sosimus Mitang ikut bertempur pada periodesasi yang untuk pertama kalinya diberlakukan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.
Landoaldus Mekeng memilih Marselinus Litong sebagai pasangan calon Wakil Bupati, diusung oleh Fraksi Gabungan. Sementara Sosimus Mitang sebagai calon Wakil Bupati berpasangan dengan calon Bupati A.M. Keupung, diusung oleh Fraksi Partai Golkar.
Sikka Berduka, Dua Tokoh Birokrat Politisi Tutup Usia
Landoaldus Mekeng, mantan Sekda Flotim dan anggota DPRD Sikka (2009-2014)
Pemilihan yang berlangsung melalui DPRD Sikka ini, pasangan Landoaldus Mekeng dan Marselinus Litong kalah pada putaran pertama. Sementara A.M. Keupung dan Sosimus Mitang melaju ke putaran kedua, setelah mendapat suara terbanyak kedua di bawah pasangan calon Alexander Longginus dan Yoseph Ansar Rera yang diusung Fraksi PDI Perjuangan. Akhirnya calon dari Fraksi PDI Perjuangan yang memenangkan pertarungan ini.
Lima tahun setelah itu, pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2008, Landoaldus Mekeng dan Sosimus Mitang kembali bertemu dalam kontestasi jabatan puncak di Kabupaten Sikka. Landoaldus Mekeng berpasangan dengan Fransiskus Sura (Mesra), sementara Sosimus Mitang berpasangan dengan Wera Damianus (Soda).
Ada tiga pasangan lain yang ikut bertarung yakni Hendro Alex Bapa dan Fransiskus Roberto Diogo (Abdi), Alexander Longginus dan Ignatius Henyo Kerong (Ayo), serta pasangan Agustinus Romualdus Heny dan Remigius Kosmas (Hero). Pertarungan ini akhirnya dimenangkan Soda dengan satu putaran. Soda memimpin Kabupaten Sikka untuk masa bakti 2008-2013.
Belum berhenti di situ, persinggungan politik dua tokoh ini kemudian muncul di panggung yang lain. Lando Mekeng berhasil menembus gedung wakil rakyat pada Pemilu 2009 melalui pintu Partai Golkar di Daerah Pemilihan Sikka 3.  Praktis selama hampir empat tahun dinamika politik dua tokoh ini mewarnai tanggung jawab dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, dan pembinaan kemasyarakatan.
Landoaldus Mekeng dan Sosimus Mitang menapaki karir birokrat dari proses yang berlangsung normal. Keduanya pernah bertugas pada berbagai dinas dan instansi di Pemkab Sikka, di bawah kepemimpinan beberapa kepala daerah/bupati.
Sosimus Mitang pernah diberikan kepercayaan oleh Gubernur NTT menjadi Kepala Perwakilan NTT di Jakarta. Jabatan puncak di birokrasi yakni sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka pada masa kepemimpinan Bupati Alexander Longginus. Sementara Landoaldus Mekeng menduduki jabatan puncak birokrat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur sejak Bupati Henky Mukin hingga Bupati Felix Fernandez.
Dalam sejarah politik, Kabupaten Sikka telah melahirkan 10 bupati dan 4 wakil bupati. Sosimus Mitang tercatat sebagai bupati yang kedelapan, dilantik Gubernur Piet A. Tallo di Kupang pada tanggal 31 Mei 2008 saat dia berusia 57 tahun 6 bulan 9 hari. Dia merintis gebrakan “Membangun Mulai dari Desa” dengan memiliki tujuh misi pembangunan.
Beberapa mantan Bupati Sikka, sudah lebih dulu meninggal seperti Paulus Samador da Cunha (1960-1967), Laurensius Say (1967-1977), A.M. Konterius (1988-1993), dan Alexander Idong (199-1998).
Mantan Bupati Sikka yang lain seperti Daniel Woda Pale (1977-1988), Paulus Moa (1998-2003), Alexander Longginus (2003-2008), dan Yoseph Ansar Rera (2013-2018), masih menikmati hari tua mereka dengan berbagai aktifitas dan kontribusi bagi daerah dan masyarakat.
Dalam peta politik terakhir menjelang Pemilu 2019, Landoaldus Mekeng hengkang dari Partai Golkar, dan bergabung dengan PKP Indonesia. Dia pun tercatat sebagai salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Sikka dari Daerah Pemilihan Sikka 1 yang meliputi Kecamatan Alok, Alok Barat, Alok Timur, dan PaluE. Ada banyak harapan agar politisi yang kritis dan sarat pengalaman ini bisa kembali duduk di Gedung Kulababong.*** (eny)
Baca Juga :  Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 09:40 WITA

Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru