Tertangkap Curi Pipa Gas, 3 Anak di Bawah Umur Tidak Ditahan

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2019 - 21:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima tersangka pelaku pencurian pipa gas line milik PLTMG Wairita

Lima tersangka pelaku pencurian pipa gas line milik PLTMG Wairita

Maumere-SuaraSikka.com: Penyidik Polres Sikka menahan 9 tersangka pencurian pipa gas line dan nosel pelumas milik PLTMG Wairita. Mereka tertangkap pada Minggu (9/6). Tiga di antaranya adalah anak di bawah umur. Ketiganya tidak ditahan.
Ketiga anak itu adalah PP 16 tahun, FE, 15 tahun, dan MNB 16 tahun. Lima tersangka lainnya adalah AR 38 tahun, TF 22 tahun, LE 19 tahun, MNS 20 tahun, dan B 20 tahun. Sementara 1 tersangka yakni SJ, yang diketahui sebagai pedagang besi tua, dan terlibat sebagai penadah.
Saat Kapolres Sikka Rickson Situmorang memperlihatkan para tersangka kepada wartawan di Mapolres Sikka, Rabu (12/6), ketiga anak ini tidak diikutsertakan. Mereka diamankan sementara pada salah satu ruangan di Reskrim Polres Sikka.
Ketiga anak ini baru kelihatan wajahnya setelah Rickson Situmorang selesai memberikan keterangan resmi. Mereka ikut membantu 5 pelaku pencurian memindahkan barang bukti hasil pencurian untuk disimpan di sebuah ruangan.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

“Pelaku pencurian ada 8, yang kami tahan hanya 5, sedangkan 3 pelaku kami tidak tahan karena masih anak-anak. Penadah juga kami tahan,” terang Rickson Situmorang.
PP, FE, dan MNB yang dikonfirmasi terpisah mengaku sudah dua kali mengikuti kelompok pencurian barang-barang milik PLTMG Wairita. Pada pencurian yang pertama, pelakunya masih yang sama saja yakni 8 orang itu. Dari hasil penjualan barang-barang pencurian itu, ketiga anak ini masing-masing mendapat jatah Rp 20.000.
Tertangkap Curi Pipa Gas, 3 Anak di Bawah Umur Tidak Ditahan
Para pelaku dan barang bukti hasil curian
Ketiga anak ini diketahui sudah tidak lagi mengenyam pendidikan di bangku sekolah. FE sudah tamat sekolah dasar, tapi tidak melanjutkan sekolah. PP putus sekolah pada kelas 5 sekolah dasar, dan sekarang bekerja sebagai tukang ojek. Sedangkan MNB sama sekali tidak pernah sekolah, dan aktifitas tiap harinya adalah memelihara kambing.
Rickson Situmorang menambahkan para pelaku pencurian dijerat Pasal 362 KUHP jo Pasal 55 KUHP. Sementara penadah dikenakan Pasal 480 KUHP. Ancaman hukuman terhadap 9 tersangka ini yakni di atas 5 tahun.
Sebagaimana diberitakan, polisi mengetahui informasi kasus pencurian setelah mendapat laporan dari Firdaus L. Suban. Sekuriti PLTMG Wairita ini melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polsek Waigete. Saat itu sekitar pukul 10.00 Wita, Filipus Nong Luis melihat para pelaku sedang mencungkil container yang berada di lokasi PLTMG Wairita. Di dalam container tersebut terdapat pipa gas line atau pipa sambungan mesin.
Filipus Nong Luis kemudian memberitahukan peristiwa ini kepada Brusli dan Rikardus Edison, dua orang sekuriti yang sedang bertugas pagi itu. Ketiga orang ini lalu segera menuju lokasi kejadian. Ketiganya mendapati para pelaku sementara mencungkil container dengan cara merusakkan gembok.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA