Dicaci-Maki PNS Calo Proyek, Berto Tjeme Bakal Lapor Bupati Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 18:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Maumere-SuaraSikka.com: Berto Tjeme, Pokja yang dicaci-maki seorang PNS calo proyek di Kabupaten Sikka, memastikan bakal melapor persoalan ini ke Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo. Dia masih menunggu Bupati Sikka yang sementara ini masih berada di luar daerah.
Kepada wartawan di Kantor Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UNPBJ), Selasa (18/6), Berto Tjeme menceritakan bagaimana perilaku premanisme PNS calo proyek terhadap dia. Gaya preman PNS calo proyek itu dipicu oleh Paket Jasa Konsultasi Pengawasan Pekerjaan Instalasi Gawat Darurat RSUD TC Hillers Maumere senilai Rp 1.745.295.574.
Kepala Sub Bagian Layanan Pengadaan pada Bagian Pembangunan Setda Sikka ini mengatakan siap memenuhi panggilan Bupati Sikka untuk menjelaskan duduk persoalan yang mengakibatkan dia mendapat makian, tekanan dan intimidasi dari PNS calo proyek.
Lebih dari itu, kata dia, sebenarnya dia sendiri sudah jauh-jauh hari berinisiatif bertemu Bupati Sikka untuk menyampaikan tekanan yang sedang dia hadapi. Selain itu, dia juga ingin menyampaikan untuk dipindahtugaskan ke tempat lain, misalnya di kantor kecamatan. Dia mengaku ingin mendapatkan suasana kerja yang baru dan menyegarkan.
“Kalau Pa Bupati panggil, saya siap memberikan keterangan. Sebenarnya sudah lama saya ingin bertemu Bupati,” ujar Berto Tjeme.
Kasus PNS calo proyek yang mencaci-maki dan mengancam akan memindahkan Berto Tjeme terungkap melalui rekaman percakapan antara keduanya dalam durasi 1 menit 29 detik. Dalam percakapan tersebut, PNS calo proyek mengeluarkan kata-kata caci-maki yang tidak manusiawi. Dia juga menantang Berto Tjeme untuk melaporkan tindakan ancaman yang dia lakukan.*** (eny)
Baca Juga :  Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terkait

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Berita Terbaru

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA