Rabies Kembali Mengancam, 5 Positip Tertular Virus

0
149
Rabies Kembali Mengancam, 5 Positip Tertular Virus
Petugas seang melakukan vaksinasi kepada anjing
Maumere-SuaraSikka.com: Rabies kembali mengancam Kabupaten Sikka. Informasi terbaru dari Balai Besar Veteriner Denpasar per 20 Juni 2019, hasil peneriksaan menunjukkan 5 kasus gigitan disebutkan positip tertular virus, yakni 4 yang bersumber dari anjing, dan 1 bersuber dari kucing.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali yang dihubungi Jumat (21/6), membenarkan informasi tersebut. Melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) pada Dinas Pertanian Margeretha Siko, diketahui bahwa Bidang Keswan sudah menerima hasil pemeriksaan Balai Besar Veteriner Denpasar.
Margaretha Siko mengatakan dengan bertambahnya 5 spesimen positip, maka untuk tahun 2019 ini sudah sudah tercacat 13 spesimen yang positip dari sekitar 600 kasus gigitan.
Dari data yang disampaikan, 5 spesimen yang positip itu adalah hewan penyebar rabies yang berasal dari Desa Kokowahor Kecamatan Kangae, Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur, Desa Koting B Kecamatan Koting, Desa Koting A Kecamatan Koting, dan Desa Hoder Kecamatan Waigete. Mestinya ada satu lagi spesimen yang diperiksa dari Desa Wairkoja Kecamatan Kewapante, tapi hasilnya negatif.
Dia menjelaskan kucing di Desa Kokowahor menggigit Agustinus Falentino (56 tahun) dan Maria Jiona (56) pada tanggal 26-27 Mei 2019. Lalu di Kelurahan Kota Baru, Wilhemus Carlos (18) digigit anjing pada 29 Mei 2019. Kemudian Elisabeth Gloria Ananda (16) dan Sisilia (53) menjadi korban gigitan anjing di Desa Koting B pada 16 Juni 2019.
Di Desa Koting A, anjing menunjukkan perubahan tingkah laku dengan menggigit benda-benda. Dan di Desa Hoder, anjing menyerang dan menggigit ternak. Untuk dua kasus terakhir, tidak ada korban manusia.
“Kami sudah menginformasikan kepada korban gigitan, untuk segera ke Rabies Center di di Dinas Kesehatan,” ujar dokter hewan itu.
Asep Purnama, seorang dokter pada RSUD TC Hillers Maumere yang juga adalah pemerhati masalah rabies, mengimbau warga masyarakat di Kabupaten Sikka dan Flores pada umumnya untuk tetap mewaspadai virus rabies. Dia mengingatkan bahwa virus rabies masih berada di sekitar masyarakat, dan setiap saat menebar kematian. Untuk itu dia mengimbau kepada para pemilik anjing agar segera membawa anjing piaraan untuk dilakukan vaksinasi.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini