GMNI Sikka Nilai Kebijakan Beasiswa Prematur

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 24 Juni 2019 - 21:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alvinus Ganggung, Ketua GMNI Sikka

Alvinus Ganggung, Ketua GMNI Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Janji beasiswa kepada calon mahasiswa menuai protes. Kali ni datang dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sikka. Mereka menilai kebijakan tersebut prematur karena tidak mempunyai dasar hukum yang kuat serta tidak dibangun melalui langkah-langkah regulatif.
Ketua GMNI Sikka Alvinus L. Ganggung berpendapat pendidikan merupakan urusan vital yang harus mendapat penanganan prioritas dari segenap elemen, termasuk pemerintah dari tingkat pusat hingga kabupaten. Hal ini sebagai upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana tertuang pada aline keempat UUD 1945.
Dalam semangat itu, katanya, GMNI Sikka mendukung kebijakan Pemkab Sikka yang berjanji memberikan beasiswa kepada calon mahasiwa. Hanya saja GMNI Sikka melihat kebijakan ini tidak memiliki dasar yang kuat. Alvinus Ganggung beralasan pemerintah setempat mengabaikan lanngkah-langkah regulatif. Dia menyebut tidak ada anggaran pada APBD 2019, dan belum ada peraturan daerah sebagai payung hukum sebuah kebijakan di daerah.
“Ternyata belum ada anggaran di APBD 2019. Tapi anehnya pemerintah sudah umumkan buka pendaftaran. Nanti sumber dana dari mana? Terus legalitasnya seperti apa?” tanya Alvinus Ganggung melalui keterangan pers yang diterima media ini Sabtu (22/6).
Menurut GMNI Sikka, jika masalah ini tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh pemerintah daerah, maka boleh dikatakan kebijakan tersebut hanya sebuah wacana  untuk membohongi seluruh rakyat di daerah ini, terutama para calon mahasiswa penerima beasiswa dan orangtua mereka.
Lebih dari itu GMNI Sikka menilai kebijakan beasiswa boleh sedisebut sebagai kebijakan ilegal, karena tidak melalui pembahasan bersama DPRD Sikka terkait anggaran dan payung hukum. GMNI Sikka berpandangan pemerintah lemah memahami regulasi, yang berakibat kepada telah mengebiri tugas dan fungsi lembaga perwakilan rakyat.
“Pemerintah mengabaikan peran DPRD Sikka sebagai mitra pemerintah daerah sebagaimana diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah,” ujar dia.
Untuk itu GMNI Sikka mendesak pemerintah daerah agar mengambil langkah-langah strategis sesuai regulasi agar kebijakan beasiswa tersebut dapat teralisasi. Alvinus Ganggung berharap pemerintah menyiapkan seluruh perangkat teknis dan membangun komunikasi positip dengan DPRD Sikka.*** (eny)
Baca Juga :  Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Berita Terkait

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan
100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:28 WITA

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Minggu, 26 April 2026 - 08:49 WITA

100 Sak Semen dari Julie Laiskodat, Percepatan Pembangunan Jalan di Desa Gera

Jumat, 24 April 2026 - 13:25 WITA

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 19:51 WITA

Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka

Berita Terbaru

Kadis Nakertrans Sikka Verdinando Lepe bersama Panitia Pelaksana Hari Buruh usai bertemu Bupati Sikka, Selasa (28/4)

Daerah

Semarak Hari Buruh, Nakertrans Sikka Gelar Banyak Kegiatan

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:28 WITA

Penyematan Mahkota Puteri Indonesia 2026 kepada Agnes Aditya Rahajeng

Nasional

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 08:29 WITA

Ilustrasi

Daerah

Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri

Jumat, 24 Apr 2026 - 13:25 WITA