Nyamuk di Sikka, Kuras Miliaran Rupiah Uang Rakyat

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2020 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus

Maumere-SuaraSikka.com: Dahsyatnya demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka, tidak saja mengakibatkan kematian. Tapi nyamuk penyebab virus ini juga menguras uang rakyat. Nilainya tidak tanggung-tanggung, mencapai miliaran rupiah.
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Sikka Veri Awales beberapa waktu lalu menjelaskan pemerintah daerah setempat mengalokasikan anggaran tanggap darurat senilai Rp 2 miliar.
Pemerintah daerah setempat telah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) sejak 22 Januari2020 lalu. Hingga kini sudah dilaksanakan tiga kali masa tanggap darurat. Masa tanggap darurat akan terus diperpanjang hingga kondisinya menjadi normal.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus menjelaskan dana tanggap darurat sudah habis. Tahap 1 menghabiskan Rp 768 juta lebih dan tahap 2 menghabiskan Rp 272 juta lebih.
Ditambah lagi klaim dari tiga rumah sakit untuk dua tahap sebesar Rp 813 juta lebih. Tiga rumah sakit itu adalah RSUD TC Hillers Maumere, RS Santa Elisabeth Lela, dan RS Santo Gabriel Kewapante.
Untuk tahap ketiga ini, lanjut Petrus Herlemus, pihaknya sudah mengajukan lagi anggaran sebesar Rp 1,9 miliar. Pengajuan anggaran sebesar itu sudah disetujui Bupati Sikka.
“Kami sudah ajukan ke Dinas Keuangan. Rencananya anggaran ini untuk lebih banyak pengadaa logistik kefarmasian dan abate,” jelas Petrus Herlemus di ruang kerjanya, Senin (2/3).
Sampai dengan kemarin tercatat sudah terjadi 1.062 kasus DBD selama tahun 2020, dengan korban nyawa sebanyak 11 orang. Bupati Sikka telah mencanangkan perang terhadap nyamuk dengan melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.*** (eny)
Baca Juga :  Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terkait

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo
Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka
Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:29 WITA

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:12 WITA

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak berat dihantam gempa bumi tektonik

Bencana Alam

1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:29 WITA

Mendagri Tito Karnavian mengikuti laporan penanganan gempa bumi tektonik dari Ketua Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Rabu, 19 Agu 2026 - 13:12 WITA