Maumere-SuaraSikka.com: GMNI Sikka bersama Persatuan Alumni GMNI Sikka menyumbangkan air minum bersih untuk warga yang sedang menjalani karantina di Gedung SCC, Selasa (14/4).
Sumbangan ini sebagai bentuk kepedulian dan aksi solidaritas kepada warga karantina. Apalagi terdengar infornasi bahwa warga karantina mengeluh kesulitan air bersih.
“Ini bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan kami terhadap penumpang KM Lambelu yang sedang menjalani karantina,” ujar Sekreraris GMNI Sikka Mario Oscar Camelos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mario Oscar mengaku mendapat informasi bahwa warga karantina di Gedung SCC mengeluh kesulitan air bersih. GMNI Sikka bersama alumni langsung melakukan penggalangan dana secara internal. Akhirnya mereka mendapatkan 10 dos air mineral untuk disalurkan kepada warga karantina.
Sekretaris PA GMNI Sikka Agustinus Poa mengaku sebagai aktifis GMNI dan alumni tergerak untuk membantu warga karantina.
“Kami ikuti di SuaraSikka.com, warga mulai mengeluh kesulitan air bersih. Dengan kemampuan yang ada, kami dan adik-adik GMNI Sikka ikut ambil bagian,” ujar Agustinus Poa.
Supaya bantuan tersalurkan dengan baik, GMNI dan PA GMNI terlebih dahulu berkoordinasi dengan BPBD Sikka selaku institusi yang mengurusi logistik warga karantina. Setelah mendapat penjelasan dari Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir, para aktifis ini langsung menuju Gedung SCC.
Di Gedung SCC, bantuan 10 dos air mineral diserahkan di Posko BPBD. Bantuan diterima salah seorang personil BPBD Sikka.
Agustinus Poa mengharapkan masyarakat Kabupaten Sikka dan seluruh komponen bahu-membahu bersama pemerintah daerah setempat, ikut membantu dan menguatkan warga yang sedang menjalani karantina, baik di Gedung SCC maupun di Rujab Bupati Sikka.
Hal ini, kata dia, agar memotivasi dan memberikan kekuatan sehingga mereka tetap bertanggungjawab mengikuti protokoler kesehatan. Terutama untuk menjaga keseimbangan psikologis selama menjalani masa karantina.*** (eny)















