Maumere-SuaraSikka.com: Dokter-dokter di Kabupaten Sikka yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia Cabang Sikka berjibaku melawan virus corona. Mereka mewujudkan kepedulian dengan gerakan Masker Untuk Sikka.
Ketua Panitia Gerakan Masker Untuk Sikka Dokter Frisky Ronald Tua menjelaskan Gerakan Masker Untuk Sikka merupakan bentuk perwujudan pengabdian IDI Sikka. Gerakan ini sebagai salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona.
“Masker untuk Sikka tujuannya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat Kabupaten Sikka akan pentingnya penggunaan masker sebagai salah satu benteng pertahanan penularan Covid 19,” demikian tutur Frisky Ronald Tua kepada wartawan, Rabu (22/4), di Lantai 3 RSUD TC Hillers Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
IDI Sikka akan mendistribusi masker kain untuk warga Kabupaten Sikka. Masker kain yang didistribusi, merupakan hasil karya 18 penjahit lokal. Biaya untuk produksi serta upah penjahit, kata dia, diperoleh dari penggalangan dana melalui donasi dan simpati.
Aksi Masker Untuk Sikka dan edukasi kepada masyarakat, melibatkan semua dokter anggota IDI Sikka. Edukasi yang akan disampaikan kepada masyarakat yakni physical distancing, penggunaan masker, cuci rangan, serta pola hidup sehat.
“Semoga melalui gerakan yang diprakarsai IDI Sikka bisa meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Kabupaten Sikka untuk mencegah penularan Covid 19,” ujar Frisky Ronald Tua.
IDI Sikka menargetkan donasi senilai Rp 185.217.500, untuk mendapatkan kurang lebih 75.000 hingga 80.000 lembar masker kain.
Untuk tahap awal, rencananya Kamis (23/4) besok, IDI Sikka akan membagikan 1.000 masker kain di Kecamatan Nita. Distribusi pada 3 lokasi, yakni 500 lembar di Pasar Nita, 250 lembar di Puskesmas Nita, dan 250 lembar di Seminari Tinggi Santo Paulus Ledalero.*** (eny)















