Warga Karantina di SCC Mogok Makan

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 23 April 2020 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 41 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi mogok makan warga yang menjalani karantina di Gedung SCC, Kamis (23/4) malam

Aksi mogok makan warga yang menjalani karantina di Gedung SCC, Kamis (23/4) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Aksi protes terus mengalir di Gedung SCC. Kamis (23/4) malam, warga karantina melakukan mogok makan. Mereka menuntut untuk segera dipulangkan karena masa karantina selesai.

Aksi mogok makan ini juga dipicu dengan kondisi hasil rapid test kedua. Dari 9 eks penumpang KM Lambelu yang dinyatakan terindikasi terjangkit, 7 di antaranya menjalani karantina di Gedung SCC.

Jatah makan malam untuk warga karantina, seperti biasa diantar pukul 19.00 Wita. Sebanyak 140 kotak makan ditaruh di atas sebuah meja. Namun tidak seperti biasanya, tidak seorang pun warga karantina yang datang mengambil jatah makan malam mereka.

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang sedang menggelar rapat evaluasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan, langsung menuju Gedung SCC. Dia didampingi jajaran Forkopimda, termasuk juga Dokter Asep Purnama.

Di Gedung SCC, Bupati Sikka menenangkan warga karantina untuk tetap mengikuti protokoler kesehatan. Dia lalu meminta Dokter Asep Purnama untuk memberikan penjelasan terkait alur pencegahan dan penanganan virus Covid.

Sempat terjadi dialog antara Bupati Sikka dan perwakilan warga karantina. Warga karantina meminta kepastian keberadaan mereka di tempat karantina. Mereka terus mendesak untuk segera dipulangkan karena masa karantina sudah selesai, dan hasil swab enam sampel sudah diumumkan.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Bupati Sikka akhirnya mengambil keputusan memulangkan semua warga karantina, kecuali 9 orang yang perlu penanganan medis selanjutnya.

Meski demikian, kata Bupati Sikka, masih dilanjutkan koordinasi dengan camat dan kepala desa. Sekiranya warga karantina diterima di tempat asalnya, maka dipulsngkan. Tetapi jika masih ada reaksi penolakan maka tetap berada di tempat karantina.

Warga karantina menyambut baik keputusan tersebut. Mereka pun ramai-ramai memberikan tepuk tangan. Usai dialog sekitar pukul 21.49 Wita, warga karantina langsung ramai-ramai menyerbu makanan kotak.*** (eny)

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA