Tidak Betah Karantina Mandiri, Stephen Malah Jalan-Jalan Hingga Tenggak Moke

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 27 April 2020 - 17:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stephen tiba di lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwiasata Kabupaten Sikka, Senin (27/4)

Stephen tiba di lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwiasata Kabupaten Sikka, Senin (27/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Pulang dari Jakarta Timur, Hendrikus Stephen Aswat ternyata tidak betah menjalankan karantina mandiri. Dia lebih senang jalan-jalan hingga tenggak moke, minuman tradisional di Kabupaten Sikka.

Warga masyarakat di Desa Persiapan Waturia Kecamatan Magepanda, mulai resah dengan kelakuan pemuda 23 tahun ini.

Melalui koordinasi dari tingkat desa hingga kecamatan, akhirnya Stephen — demikian panggilannya — dijemput Bidang Pencegahan Tim Satgas Covid Sikka, Senin (27/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stephen tiba di Maumere pada Senin (13/4) melalui Bandara Frans Seda Maumere. Praktis dia hanya menjalankan karantina mandiri hingga Jumat (17/4). Selebihnya, sejak Sabtu (18/4), dia sudah mulai keluar dari rumah.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

“Jalan-jalan saja dengan teman-teman. Kadang-kadang berkumpul dengan mereka, minum moke di dekat rumah,” ungkap dia.

Pemuda berambut ikal ini tidak menyampaikan apa alasannya sehingga tidak betah karantina mandiri. Padahal dia melaksanakan karantina mandiri di rumah sendiri, dengan fasilitas dan perhatian yang baik dari orang tua.

Frederikus Henriquez, Tim Bidang Pencegahan Satgas Covid Sikka kepada wartawan menjelaskan pihaknya tidak kesulitan menjemput pemuda ini.

Orang tua bersama warga sekitar sangat mendukung Stephen melaksanakan karantina pada lokasi karantina terpusat di Kator Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

“Orang tua dan warga dukung tindakan Satgas Covid. Karena memang warga cukup resah akibat Stephen berkeliaran bebas di masa karantina. Dia sendiri kooperatif, jadi kami langsung jemput,” ujar Frederikus Henriquez yang juga Sekretaris Badan Kesbangpol Sikka kepada wartawan.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Stephen selama beberapa tahun ini bekerja pada sebuah perusahaan di Jakarta Timur. Dia mengaku kembali ke Maumere, karena sempat terjadi kesalahapahaman dengan pimpinannya.

Setiba di Bandara Frans Seda Maumere, Stephen telah mengisi data-data pada Kartu Kewaspadaan Kesehatan.

Petugas kesehatan di Bandara Frans Seda sudah menyampaikan kewajiban pelaku perjalanan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru