3 Eks Lambelu dari Waigete, Reaktif Hasil Rapid Test

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2020 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga orang yang reaktif masuk ke Gedung SCC, Minggu (3/5)

Tiga orang yang reaktif masuk ke Gedung SCC, Minggu (3/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Jumlah orang reaktif Covid 19 di Kabupaten Sikka, bertambah lagi. Sebanyak 3 orang eks penumpang KM Lambelu dari Kecamatan Waigete dinyatakan reaktif hasil rapid test.

Mereka ini menjalani rapid test ketiga pada Jumat (1/5) lalu. Hasil rapid test tidak pernah disampaikan secara resmi. Status reaktif 3 orang ini baru diketahui ketika mereka dibawa ke Gedung SCC.

Tiga orang ini dijemput dengan ambulance pada Minggu (3/5) pagi tadi. Ada 2 orang petugas kesehatan yang menjemput didampingi Danposramil Waigete Serda Portasius. Mobil ambulance tiba di Gedung SCC sekitar pukul 18.00 Wita.

Data yang dihimpun media ini, tiga orang tersebut yakni 2 laki-laki dan 1 perempuan, masing-masing MRR 41 tahun, PR 18 tahun, dan MND 25 tahun.

Proses penjemputan 3 orang ini berlangsung agak rumit. Menurut petugas kesehatan yang paling menyedihkan ketika menjemput MND. Pasalnya, anak lakinya yang berumur 5 tahun merengek-rengek minta ikut. Perlu butuh waktu untuk memberikan pemahaman kepada bocah kecil ini.

Baca Juga :  Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Sebelum masuk ke Gedung SCC, petugas PMI Sikka terlebih dulu melakukan penyemprotan.

Informasinya 3 orang ini akan dipindahkan ke lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kurang lebih 500 meter dari Gedung SCC.*** (eny)

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA