Maumere-SuaraSikka.com: Sampai dengan Minggu (3/5) tercacat 59 orang yang dikarantina secara terpusat di Kabupaten Sikka untuk pencegahan penularan virus corona. Di antaranya 42 orang yang dipastikan reaktif berdasarkan hasil rapid test.
Mereka tersebar pada tiga lokasi. Ada 9 orang eks penumpang KM Lambelu yang diisolir sejak Kamis (23/4) di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere. Semua mereka berjenis kelamin perempuan dan dipastikan reakif berdasarkan hasil rapid test kedua.
Kemudian terdapat 16 orang yang dikarantina di Gedung SCC Sikka, semuanya reaktif. Di tempat ini terdapat 2 klaster. Sebanyak 11 orang Jamaah Tabligh Alumni Gowa reaktif hasil rapid test pertama, dan 5 orang eks penumpang Lambelu reaktif hasil rapid test ketiga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selanjutnya terdapat 34 orang eks penumpang Lambelu dikarantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Semua mereka sudah menjalani rapid test ketiga. Di tempat ini dipisahkan dua ruang kamar, yakni 17 untuk yang reaktif dan 17 untuk yang nonreaktif.
Hingga kemarin semua yang sudah dinyatakan reaktif belum menjalani pemeriksaan swab. Kendala yang terbesar karena penutupan sementara jalur penerbangan.*** (eny)















