Reaktif 57, Sikka Bingung Pikir Pengiriman Sampel Swab

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 4 Mei 2020 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapid test di wilayab kepulauan, Minggu (3/5)

Suasana rapid test di wilayab kepulauan, Minggu (3/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga Kabupaten Sikka yang reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test kini berjumlah 57 orang. Jumlah yang banyak ini bikin bingung pengiriman sampel swab ke Surabaya.

Pasalnya, sampai sekarang masih berlaku kebijakan penutupan sementara jalur udara. Akibatnya tim medis dan dokter belum melakukan swab terhadap 57 orang ini.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengaku sudah menginformasikan kondisi ini kepada Bupati Sikka. Dia menyarankan Bupati Sikka koordinasi dengan Gubernur NTT.

“Tadi malam (Minggu, 3/5, Red), saya sudah sampaikan Bupati. Karena ini reaktif sudah terlalu banyak, kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Kita harus segera swab,” ujar dia kepada wartawan di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Sikka, Senin (4/5).

Petrus Herlemus menyarankan Bupati Sikka melakukan komunikasi dengan Gubernur NTT agar mendatangkan helikopter untuk menjemput sampel swab di Kabupaten Sikka.

“Mudah-mudahan komunikasi sudah berjalan, sehingga segera swab,” ujar dia lagi.

Baca Juga :  Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Alternatif lain, katanya, Sikka sedang menunggu alat cartridge PCR yang mampu membaca hasil laboratorium khusus virus corona.

“Kita butuh cartridge PCR. Kalau alat itu datang, kita butuh waktu 2-3 hari untuk untuk instslasi, dan setelah itu kita sudah bisa pemeriksaan swab di sini,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, sudah 57 orang yang divonis reaktif rapid test. Mereka dari tiga klaster yakni Lambelu, Gowa, dan Magetan.*** (eny)

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA