Satgas Covid Sikka Pulangkan 17 Eks Lambelu yang Nonreaktif

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 5 Mei 2020 - 15:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga non reaktif asal Nele Urung menerima surat keterangan selesai masa karantina mandiri, Selasa (5/5)

Warga non reaktif asal Nele Urung menerima surat keterangan selesai masa karantina mandiri, Selasa (5/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka, Selasa (5/5), memulangkan 17 eks penumpang Lambelu ke rumah masing-masing. Mereka ini dinyatakan nonreaktif hasil rapid test ketiga.

Mereka yang dipulangkan terdiri atas 4 orang dari Kecamatan Lela, 5 orang dari Kecamatan Doreng, 2 orang dari Kecamatan Magepanda, 3 dari Kecamatan Alok, 2 dari Kecamatan Hewokloang, dan 1 dari Kecamatan Nele.

Dokter Santi Delang dari Satgas Covid Sikka menyampaikan bahwa yang dipulangkan sudah menyelesaikan masa karantina selama 14 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengingatkan agar warga karantina yang dipulangkan harus terus menegakkan protokoler kesehatan yang sudah berulang-ulang kali diimbau pemerintah.

“Nanti sampai di rumah, tolong laksanakan jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker, dan rajin cuci tangan. Kami akan terus melakukan pemantauan,” ujar dia menggunakan pengeras suara.

Baca Juga :  Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Mendapat informasi akan dipulangkan, warga karantina yang tengah menempati lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, tampak senang dan gembira. Mereka pun menyampaikan terima kasih.

Sebelum dikembalikan ke rumah masing-masing, petugas kesehatan melakukan pengukuran suhu tubuh. Mereka juga membawa Surat Keterangan Selesai Masa Karantina Mandiri yang ditandatangani Sekretaris Dinkes Clara Yosepha Francis.

Dalam surat tersebut diterangkan bahwa mereka tidak menunjukkan adanya indikasi tertular atau menularkan Covid 19, sehingga masa karantina mandiri dan atau isolasi diri kepada yang bersangkutan dihentikan.

Surat ini nantinya digandakan beberapa lembar untuk diserahkan masing-masing 1 lembar kepada camat, kepala desa, kepala dusun, dan RT setempat.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Afrianti Nona dari Kelurahan Kabor Kecamatan Alok, menjadi orang pertama yang pulang ke rumahnya. Dia dijemput oleh keluarga dengan kendaraan bermotor roda dua.
Menyusul setelah itu Patrisia Darisna dari Desa Nele Urung Kecamatan Nele.

Dua orang ini datang dari Makasar, menjemput keluarga yang sakit karena stroke. Pasien stroke itu sendiri sudah dipulangkan beberapa waktu sebelumnya setelah mendapatkan perawatan lanjut di RSUD TC Hillers Maumere.

Sampai dengan pukul 15.30 Wita, sudah 12 orang yang kembali. Ada yang dijemput keluarga, ada juga yang langsung dijemput camat dari wilayah bersangkutan.*** (eny)

Berita Terkait

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:59 WITA

Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka tentang Perubahan APBD 2026, Senin (24/8)

Daerah

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:05 WITA