12 Positip di Sikka Sudah Kontak Erat Lebih dari 100 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2020 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gabungan sedang menelusuri rekam jejak salah satu pasien positip corona, Jumat (15/5) (foto: istimewa)

Tim Gabungan sedang menelusuri rekam jejak salah satu pasien positip corona, Jumat (15/5) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Gabungan Satgas Covid Sikka menelusuri rekam jejak 12 orang positip corona. Setidaknya mereka telah berkontak erat dengan lebih dari 100 orang.

Mestinya masih sekitar 60-70 orang lagi yang dicurigai sudah bekontak erat. Namun mereka ini belum bisa ditemui pada saat tim gabungan turun ke rumah mereka.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan Tim Gabungan bekerja cepat untuk memutus matarantai penularan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini tidak saja tracking ke keluarga 8 yang positip, tapi sekaligus 12 keluarga. Kami harus gerak cepat,” jelas Petrus Herlemus kepada wartawan di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Sikka, Jumat (15/5).

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Dari hasil penelusuran, kata dia, ada lebih darin100 orang yang sudah melakukan kontak erat dengan 12 orang positip.

Sebagian besar adalah keluarga di dalam rumah, termasuk juga tetangga dekat. Ada juga kontak erat di luar dua unsur ini.

Langkah selanjutnya, kata dia, Satgas Covid Sikka akan segera melakukan rapid test kepada 100 orang lebih ini. Menurut rencana rapid test akan dilakukan Sabtu (16/5) besok.

Baca Juga :  Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

“Sementara ini tenaga kesehatan lagi urutkan mana yang prioritas,” jelas dia.

Petrus Herlemus menambahkan dari hasil rapid test nanti, yang reaktif langsung akan dijemput untuk dikarantina pada lokasi karantina terpusat.

Terkait terbatasnya dua lokasi karantina terpusat, Petrus Herlemus mengatakan pihaknya sudah menyiapkan Puskesmas Waigete untuk antisipasi.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru