Sikka Kirim Lagi Puluhan Sampel Swab

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2020 - 20:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengambilan swab di lokasi karantina terpusat, Sabtu (16/5)

Pengambilan swab di lokasi karantina terpusat, Sabtu (16/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka bakal mengirim puluhan swab ke Laboratorium WZ Yohanes di Kupang.

Sampai sekarang belum bisa dipastikan berapa banyak sampel swab yang akan dikirim.

Yang sudah pasti adalah 19 sampel swab dari 18 santri dan 1 pelaku perjalanan dari Kalimantan. Mereka ini Sabtu (16/5) sore tadi telah diambil swab oleh petugas medis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan pihaknya juga akan mengambil sampel swab terhadap sejumlah warga hasil dari penelusuran rekam jejak 12 orang yang positip corona.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

“Ada 141 yang jalani rapid test hari ini. Yang reaktif kami langsung swab supaya segera dikirim,” jelas dia kepada wartawan siang tadi.

Hingga sekarang belum diketahui hasil rapid test. Petrus Herlemus yang dihubungi melalui telepon selular menjelaskan masih dalam pemeriksaan di laboratorium.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Dia menambahkan sampel swab akan dikirim secepatnya. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid NTT, dan diminta untuk segera mengirimkan sampel swab.

Menurut Petrus Herlemus, Minggu (17/5) besok ada helikopter milik BPNB yang ke Labuan Bajo. Dia telah berkoordinasi agar helikopter tersebut singgah di Maumere, sehingga bisa mengrimkan sampel swab untuk dibawa ke Kupang.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru