Warga Parumaan Angkat Parang, Ancam Nakes yang Akan Lakukan Swab

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2020 - 03:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 79 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengambilan swab di Maumere, Kamis (7/5)

Suasana pengambilan swab di Maumere, Kamis (7/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Tindakan brutal dilakukan salah seorang warga Desa Parumaan di Kabupaten Sikka. Dia mengangkat parang dan mengancam tenaga kesehatan yang akan melakukan pengambilan swab di desa itu.

Laki-laki warga Desa Parumaan ini menolak mengikuti swab. Padahal dia adalah salah satu orang yang diketahui pernah kontak erat dengan seorang warga yang sebelumnya sudah divonis terpapar virus corona.

Petugas kesehatan Satgas Covid Sikka sebanyak 7 orang mendatangi Parumaan pada Sabtu (30/5) pagi. Mereka tidak didampingi aparat keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketidakhadiran aparat keamanan karena atas permintaan warga di sana. Waktu itu mereka berjanji bersedia menjalani rapid test dan swab jika petugas kesehatan tidak didampingi aparat keamanan.

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Petugas kesehatan yang sudah berada di Parumaan harus menunggu 2 jam lamanya untuk negosiasi kembali. Ternyata 7 orang yang rencananya rapid test dan swab mangkir dari kesepakatan. Mereka justeru menolak rapid test dan swab.

Bahkan salah seorang warga dengan cara kasar mengangkat parang dan mengancam petugas kesehatan. Karena terancam dan merasa tidak nyaman, akhirnya petugas kesehatan memutuskan pulang ke Maumere.

Ini adalah bentuk penolakan warga Parumaan yang ketiga kalinya. Mereka menolak dengan alasan kuatir ditempatkan di lokasi karantina terpusat di Maumere.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang dikonfirmasi, membenarkan peristiwa pengancaman petugas kesehatan oleh warga Parumaan.

Dia mengaku kecewa sekali dengan sikap warga yang menolak rapid test dan swab, bahkan sampai mengancam petugas kesehatan.

Rencananya, Minggu (31/5), Satgas Covid Sikka kembali turun ke Parumaan, lengkap dengan aparat keamanan. Jika ada warga yang masih menolak rapid test dan swab, maka pihaknya akan langsung menjemput paksa ke Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru