Sopir Ikan di Maumere Ancam Hadang Distribusi Logistik ke Ngada

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2020 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan sopir ikan di Maumere bertemu Bupati Sikka di Kantor Bupati Sikka, Senin (1/6)

Puluhan sopir ikan di Maumere bertemu Bupati Sikka di Kantor Bupati Sikka, Senin (1/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Komunitas sopir ikan di Maumere mengancam akan menghadang distribusi logistik dari Maumere ke Kabupaten Ngada.

Hal ini bakal dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan atas perilaku Satgas Covid Ngada di perbatasan Kabupaten Negekeo dan Ngada.

“Kami akan blokade semua kendaraan yang membawa logistik ke Ngada,” ujar Lambertus Sino, salah seorang sopir ikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lambertus Sino mengatakan kendaraan logistik yang menjadi target penghadangan adalah kendaraan pengangkut BBM.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Selain kendaraan pengangkut logistik, para sopir ikan juga akan menghadang ambulance dari RSU Ngada yang membawa pasien rujukan RSUD TC Hillers Maumere.

Rencana aksi ini masih dirancang. Pasalnya, setelah bertemu Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Senin (1/6) pagi tadi, Bupati Sikka telah memerintahkan Sekda Sikka dan Sekretaris Dinas Perhubungan Sikka untuk melakukan komunikasi dengan Dinas Perhubungan Ngada.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Sebelumnya pada Sabtu (30/5), 9 mobil pengangkut ikan dari Sikka dan Flotim dilarang masuk ke wilayah Kabupaten Ngada. Mereka dihadang petugas Satgas Covid Sikka di perbatasan Nagekeo dan Ngada.

Sehari sesudahnya, Minggu (31/5), sebanyak 12 mobil ikan dilarang di perbatasan Nagekeo-Ngada. Bahkan salah seorang sopir ikan dari Maumere sempat dipukul, diseret ke Polres Ngada, dan handphone sopir disita.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru