Terkesan Dipaksakan, DPRD Sikka Desak Tinjau Kembali Kebijakan New Normal

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2020 - 10:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Ketua DPRD Sikka Donatus David

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan Bupati Sikka terkait new normal yang terkesan dipaksakan, mendapat perlawanan secara politik. DPRD Sikka mendesak Bupati Sikka untuk meninjau kembali kebijakan tersebut.

Sikap lembaga perwakilan rakyat ini tertuang dalam surat Nomor 179.7/76/V/DPRD/2020 tertanggal 30 Mei 2020 yang ditujukan kepada Bupati Sikka.

Surat tersebut ditandatangani Ketua DPRD Sikka Donatus David, dan Wakil Ketua DPRD Sikka Yosef Karmianto Eri dan Gorgonius Nago Bapa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPRD Sikka menegaskan bahwa dalam upaya pencegahan dan pemberantasan pandemi virus corona, berbagai kebijakan telah dilakukan pemerintah. Seperti stay at home, work from home, pembatasan sosial, pembataaan fisik, pembatasan sosial berskala besar, dan berbagai protokol yang dikeluarkan guna menghentikan matarantai penularan virus corona.

DPRD Sikka juga menyinggung pernyataan Presiden Jokowi pada 15 Mei 2020 lalu, terkait tatanan kehidupan baru sebagai konsep hidup bersahabat dengan virus corona.

Ini merupakan pilihan yang harus dilewati masyarakat Indonesia, guna mrncari solusi bijak menyelamatkan pondasi perekonomian, di tengah lesuhnya perekonomian akibat dampak pandemi virus corona.

Pertimbangan DPRD Sikka untuk meminta Bupati Sikka meninjau kembali kebijakan new normal yakni Keputusan Presiden RI sebagaimana pernyataan Ketua Gugus Tugas bahwa tercatat 102 kabupaten/kota kategori zona hijau, termasuk 14 kabupaten di Propinsi NTT yang boleh melaksanakan new normal.

“Terkait hal itu, DPRD Sikka secara tegas merekomendasikan agar pemberlakuan kebijakan new normal di Kabupaten Sikka dapat dievaluasi kembali, menyesuaikan dengan kebijakan Gubernur NTT, sambil mencermati trend kurva pandemik virus corona di Sikka yang hingga saat ini relatif tidak menurun,” demikian rekomendasi DPRD Sikka.

Secara terpisah Ketua DPRD Sikka meminta Bupati Sikka untuk mengevaluasi kembali kebijakan new normal yang terlanjur diberlakukan sejak 29 Mei 2020 lalu.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus mengatakan akan dilakukan evaluasi pada tanggal 10 Juni 2020 ini. Selanjutnya nanti Bupati Sikka bersama Forkopimda langsung melakukan sosialisasi.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
TKA SMP Digelar 6 April 2026, Ini Jumlah Soal, Materi, dan Waktu Pelaksanaannya
Koordinasi Dinas PKO dan Kemenag Sikka Tidak Efektif, Anggaran TPG THR dan Gaji 13 Kurang Rp 986 Juta Lebih
Hasil Audit Inspektorat Sikka, Fisik Puskesmas Tuanggeo Mentok di 55,79 Persen
Sikka dan Lembata Raih UHC Award Kategori Pratama
Bupati Sikka Lantik 17 Pejabat Eselon 2, Delapan OPD Masih Kosong
Isu Rotasi Mutasi di Sikka Menguat, Pelantikan Dikabarkan Sebelum Tutup Tahun
Wakil Ketua Komisi XIII Andreas Hugo Pareira Apresiasi Karya Jurnalistik Perspektif HAM

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru