


Maumere-SuaraSikka.com: Inspektorat Sikka telah melakukan audit atas pekerjaan Pembangunan Puskesmas Tuanggeo di Kecamatan Palue. Megaproyek senilai Rp 6.467.987.200 tersebut mentok di realisasi fisik 55,79 persen dengan realisasi keuangan 40 persen.
Hasil audit ini terungkap di Pansus 3 LKPJ Bupati Sikka Akhir Tahun 2025, Senin (16/3). Kepala Inspektorat Sikka Germanus Goleng membeberkan hasil audit untuk menjawab pertanyaan anggota Pansus 3 Yosep Don Bosko dari Fraksi PKB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah dapat perintah dari Bupati untuk audit, sudah kami laksanakan, untuk progress, fisik 55,79 persen, keuangan 40 persen,” jelas Germanus Goleng.
Dia mengatakan dari hasil audit, diketahui pemerintah mempunyai kewajiban membayar kontraktor pelaksana sebesar 15,79 persen, karena realisasi fisik lebih besar dari realisasi keuangan. Jika dikonversi dalam bentuk uang, menurut Germanus Goleng, berjumlah sekitar Rp 900 juta.
Selain memlertanyakan hasil audit, Yosep Don Bosko juga menyinggung gagal salur Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2025 di Dinas Kesehatan. Dia mengaku heran, karena pekerjaan proyek di Dinas Kesehatan yang bersumber dari DAK selalu mengalami gagal salur.
“Pekerjaan di Dinkes pasti model begitu, uang banyak yang mestinya dikelola untuk masyarakat, terpaksa kita buang, kita kembalikan,” ujar dia kesal.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












