Upah Kerja Rp 500 Juta Belum Dibayar, Kontraktor Puskesmas Bola “Kabur”

0
9
Upah Kerja Rp 500 Juta Belum Dibayar, Kontraktor Puskesmas Bola
Hendrikus Hermus, seorang kepala tukang pembangunan Puskesmas Bola

Maumere-SuaraSikka.com: Nasib miris dialami 40-an tukang dan buruh pekerja Puskesmas Bola. Upah mereka kurang lebih Rp 500 juta belum dibayar, sementara kontraktor pelaksananya sudah “kabur”.

Para buruh ini kehilangan komunikasi langsung dengan pihak yang berwenang pada CV Cipta Konstruksi Indah selaku kontraktor pelaksana, sejak pengresmian bangunan ini pada 12 Juni 2020 lalu.

Alhasil, mereka hanya bisa kontak via telepon selular dengan seseorang yang bernama Dominikus Dere Kilok. Itu pun jawabannya selalu sama saja, hanya janji dan meminta para tukang dan buruh bersabar.

“Kami sudah sering telpon dia. Sekarang posisinya di Adonara. Setiap kali telpon, dia jawab sabar dulu, nanti akan dibayar. Tapi masalahnya sampai kapan kami harus bersabar,” ungkap Hendrikus Hermus, seorang kepala tukang, Selasa (28/7) di Kantor DPRD Sikka.

Para buruh ini mengaku percaya saja dengan janji-janji kontraktor pelaksana. Alasannya karena selama ini pembayaran upah pekerja berlangsung aman dan lancar.

“Tapi kali ini kami tidak percaya lagi. Sudah terlalu lama, dan hanya janji saja. Sementara orangnya sudah tidak ada di sini, sudah di Adonara,” kesal dia.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dedi Benyamin belum bisa terhubung. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Petrus Herlemus yang ditemui terpisah, menegaskan bahwa biaya pekerjaan Puskesmas Bola sudah dibayarkan selesai kepada kontraktor pelaksana sejak minggu lalu.

Selaku kuasa anggaran, dia berharap kegiatan pembangunan Puskesmas Bola tidak melahirkan persoalan ikutan seperti beklum terbayarnya upah tukang dan buruh.

Pembangunan Puskesmas Bola dengan konstruksi 2 lantai itu merupakan kegiatan peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan jaringannya.

Proyek ini bernilai Rp 3.969.114.271,01, bersumber dari dana alokasi khusus tahun 2019. Kontraktor pelaksana yakni CV Cipta Konstruksi Indah dengan Konsultan Pengawas CV Tripatry Tirta Engineering.

Pelaksanaan proyek ini dimulai pada 12 Juli 2019, dengan waktu pekerjaan 160 hari kalender. Karena tidak tepat waktu, kegiatan pembangunan mendapatkan tambahan waktu 50 hari kerja.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini