Satgas Covid Sikka Kecolongan, Diduga Penumpang Sirimau Lolos dari Pantauan

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 11 Agustus 2020 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satgas Covid Sikka menghadang bus Larantuka-Maumere untuk menyisir penumpang KM Sirimau, Selasa (11/8) (foto: istimewa)

Tim Satgas Covid Sikka menghadang bus Larantuka-Maumere untuk menyisir penumpang KM Sirimau, Selasa (11/8) (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka kecolongan mengantisipasi kedatangan KM Sirimau. Akibatnya penumpang kapal tujuan ke Kabupaten Sikka lolos ke rumah masing-masing.

KM Sirimau bersandar di Pelabuhan Larantuka pada Selasa (11/8) pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Sementara Tim Satgas Covid Sikka baru melakukan aksi pemantauan pada pukul 11.30 Wita.

Fakta ini berbeda dengan reaksi Satgas Covid Sikka beberapa waktu lalu ketika KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Larantuka.

Kala itu Tim Satgas Covid Sikka langsung turun ke Pelabuhan Larantuka, dan berhasil menjaring 135 penumpang kemudian membawa ke lokasi karantina terpusat di Maumere.

Dugaan kuat Satgas Covid Sikka tidak memiliki data valid kedatangan KM Sirimau. Tim baru bergerak setelah mendapatkan informasi 3 jam sesudah kapal itu bersandar.

Satgas Covid Sikka Kecolongan, Diduga Penumpang Sirimau Lolos dari Pantauan

Akibatnya Tim Satgas Covid Sikka hanya mampu melakukan sweeping pada bus-bus antarkabupaten dalam propinsi (AKDP) rute Larantuka-Maumere. Penghadangan dilakukan dari Wairita hingga Waigete.

Baca Juga :  Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Aksi penghadangan ini tidak berhasil. Tidak ada satu pun pelaku perjalanan eks penumpang Sirimau yang berhasil dijaring.

Media ini belum berhasil mendapatkan data yang pasti berapa banyak penumpang Sirimau tujuan Kabupaten Sikka.

Namun, bisa diyakini, di antara ratusan penumpang Sirimau, tentu ada saja penumpang yang bertujuan ke Kabupaten Sikka.

Hal ini mengingat untuk sementara waktu Pelabuhan Laurens Say Maumere masih tertutup bagi pelayaran kapal-kapal milik Pelni.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA