Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka kecolongan mengantisipasi kedatangan KM Sirimau. Akibatnya penumpang kapal tujuan ke Kabupaten Sikka lolos ke rumah masing-masing.
KM Sirimau bersandar di Pelabuhan Larantuka pada Selasa (11/8) pagi sekitar pukul 08.00 Wita. Sementara Tim Satgas Covid Sikka baru melakukan aksi pemantauan pada pukul 11.30 Wita.
Fakta ini berbeda dengan reaksi Satgas Covid Sikka beberapa waktu lalu ketika KM Lambelu bersandar di Pelabuhan Larantuka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kala itu Tim Satgas Covid Sikka langsung turun ke Pelabuhan Larantuka, dan berhasil menjaring 135 penumpang kemudian membawa ke lokasi karantina terpusat di Maumere.
Dugaan kuat Satgas Covid Sikka tidak memiliki data valid kedatangan KM Sirimau. Tim baru bergerak setelah mendapatkan informasi 3 jam sesudah kapal itu bersandar.

Akibatnya Tim Satgas Covid Sikka hanya mampu melakukan sweeping pada bus-bus antarkabupaten dalam propinsi (AKDP) rute Larantuka-Maumere. Penghadangan dilakukan dari Wairita hingga Waigete.
Aksi penghadangan ini tidak berhasil. Tidak ada satu pun pelaku perjalanan eks penumpang Sirimau yang berhasil dijaring.
Media ini belum berhasil mendapatkan data yang pasti berapa banyak penumpang Sirimau tujuan Kabupaten Sikka.
Namun, bisa diyakini, di antara ratusan penumpang Sirimau, tentu ada saja penumpang yang bertujuan ke Kabupaten Sikka.
Hal ini mengingat untuk sementara waktu Pelabuhan Laurens Say Maumere masih tertutup bagi pelayaran kapal-kapal milik Pelni.*** (eny)















