Maumere-SuaraSikka.com: Komunitas Gerakan Pemuda Peduli Sikka (GPPS) menyalurkan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat kurang mampu. Misi kemanusiaan ini dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75.

Penyaluran bansos dilaksanakan pada Senin (17/8) bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan ini dipimpin langsung Ketua GPPS Elisabeth Fransiska Tareja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah bansos yang disalurkan sebanyak 10 paket pada 10 titik, yakni 2 paket di Kelurahan Nangalimang, 1 paket di Lorong Firdaus Kelurahan Beru, 1 paket di Kelurahan Kabor, 1 paket di komplex Litbang Kelurahan Madawat, dan 5 paket di Kelurahan Kota Uneng.

Elisabeth Fransiska Tareja menjelaskan penyaluran bansos merupakan bentuk kepedulian komunitas GPPS kepada warga kurang mampu. Dia berharap kegiatan ini bisa menjadi gerakan bersama untuk mewujudkan rasa cinta kepada masyarakat yang berkekurangan.

Yuanita Handayani, salah satu anggota GPPS menambahkan aktifitas GPPS ini merupakan Program Bantuan Sosial yang rutin dilaksanakan setiap bulan.
“Kami punya Program Bansos, setiap bulan kami salurkan ke warga kurang mampu. Bulan ini kami sepakati untuk salurkan bertepatan dengan hari kemerdekaan,” ungkap
Yuanita Handayani.

Yuanita Handayani yang biasa disapa Yuni mengaku bansos yang disalurkan jumlahnya sangat terbatas. Semua itu, kata dia, murni swadaya anggota dan hasil penggalangan dana.
“Selama ini kami jualan beberapa produk makanan. Dari hasil keuntungan kami jadikan sebagai bansos. Karena itu terima kasih untuk semua pihak yang sudah belanja produk kami,” ujarnya semangat.
Dia berharap bansos GPPS dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu, apalagi di tengah pandemi virus corona yang sedang melanda daerah ini.

Christian Seto, salah satu anggota GPPS, menuturkan sebelum menyalurkan bantuan terlebih dahulu pihaknya melakukan survei di lapangan. Hal ini dimaksudkan agar bansos yang disalurkan benar-benar tepat sasaran kepada warga yang menbutuhkan.*** (eny)















