Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Rabu (19/8), melakukan skrining terhadap 183 pelaku perjalanan yang dinihari tadi tiba di Maumere.

Proses skrining dilaksanakan di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata yang merupakan salah satu lokasi karantina terpusat.
Pantauan media ini pelaksanaan skrining dilaksanakan pukul 14.00 Wita, oleh 5 orang petugas Dinkes Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Masing-masing pelaku perjalanan diminta menunjukkan identitas diri berupa kartu tanda penduduk dan dokumen hasil rapid test.
Pelaku perjalanan juga menunjukkan surat pernyataan perjalanan kapal laut dalam rangka pengendalian Covid-19 yang dikeluarkan PT Pelni pada daerah keberangkatan pelaku perjalanan.

Skrining yang dilakukan secara administrasi saja. Petugas menanyakan riwayat kesehatan dan riwayat perjalanan selama 14 hari terakhir.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan jika hasil skrining menyatakan yang bersangkutan sehat, maka orang tersebut dipulangkan ke tempat tujuan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah.
Dengan pola penanganan seperti ini, bisa dipastikan semua pelaku perjalanan ini dipulangkan karena dokumen rapid test menunjukkan hasil nonreaktif.

Hingga sekarang proses skrining masih dilaksanakan. Semua pelaku perjalanan sedang antri menunggu panggilan skrining.
Sebanyak 183 pelaku perjalanan ini datang ke Kabupaten Sikka dengan menggunakan KM Lambelu. Kapal ini bersandar di Pelabuhan Larantuka, Selasa (18/8) pukul 18.40.Wita.

Semua pelaku perjalanan dijemput Tim Satgas Covid Sikka di Pelabuhan Larantuka, dan kemudian dibawa ke lokasi karantina terpusat di Kantor Dinas Budpar dan Gedung SCC.*** (eny)















