Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka mengamankan dokumen hasil rapid test 183 penumpang KM Lambelu tujuan Kabupaten Sikka.

Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan proses pendataan sekaligus mengetahui status kesehatan pelaku perjalanan yang datang dari daerah perantauan.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lambelu bersandar di Pelabuhan Larantuka, Selasa (18/8) pukul 18.40 Wita, dengan mengangkut 1.025 penumpang, di antaranya 192 tujuan Kabupaten Sikka.

Tim Satgas Covid Sikka langsung menjemput 183 pelaku perjalanan di Larantuka. Sebelum dievakuasi ke Maumere, para pelaku perjalanan diminta menyerahkan dokumen hasil rapid test.

“Kami minta dokumen rapid test untuk memastikan status kesehatan mereka,” ujar Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir, Rabu (19/8) dinihari, di sela-sela menerima pelaku perjalanan di lokasi karantina terpusat.

Usai pengambilan dokumen rapid test, para pelaku.perjalanan langsung dibawa ke lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Gedung SCC.
Ratusan penumpang ini diangkut dengan 12 armada, terdiri dari 2 unit bus pelajar, 1 unit Dalmas Satpol PP, 2 unit kendaraan operasional BPBD Sikka, dan 7 unit bus antarkabupaten dalam propinsi.

Satgas Covid Sikka bersama ratusan pelaku perjalanan tiba di lokasi karantina terpusat pukul 02.10 Wita dinihari. Mereka langsung disebar pada 2 lokasi karantina terpusat.
Mohamad Daeng Bakir menambahkan yang dikarantina secara terpusat sebanyak 183 orang, sementara 9 pelaku perjalanan masih menginap di Larantuka.

Secara prosedural, kata dia, semua pelaku perjalanan akan dikarantina selama 14 hari. Namun terkait masa karantina, katanya, menjadi kewenangan Dinas Kesehatan.*** (eny)















