Dinkes Rekomendasikan Pelaku Perjalanan Karantina Mandiri, Bupati Arahkan Karantina Terpusat

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Agustus 2020 - 16:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku perjalanan sedang makan siang di depan Gedung SCC, Kamis (20/8)

Pelaku perjalanan sedang makan siang di depan Gedung SCC, Kamis (20/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Prosedural penanganan pelaku perjalanan di Kabupaten Sikka terkesan tidak jelas. Hal ini tampak dari perbedaan keputusan terhadap 183 pelaku perjalanan eks penumpang KM Lambelu.

Dinkes Rekomendasikan Pelaku Perjalanan Karantina Mandiri, Bupati Arahkan Karantina Terpusat

Dinas Kesehatan telah melakukan skrining terhadap 178 orang, dengan menghasilkan rekomendasi semua mereka dipulangkan untuk melaksanakan karantina mandiri di rumah masing-masing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dinkes Rekomendasikan Pelaku Perjalanan Karantina Mandiri, Bupati Arahkan Karantina Terpusat
Kepala Dinkes Sikka Petrus Herlemus

Data dari Kepala Dinkes Sikka Petrus Herlemus, pelaku perjalanan sesuai manifes sejumlah 203 orang. Skrining dilakukan terhadap 174 orang karena 25 org tidak diketahui keberadaannya. Diduga sudah kabur.

“Kami skrining 178 orang termasuk 2 orang dari Ende. Hasilnya 1 orang diare, 1 orang ODGJ, 1 orang kurang fit, dan 1 orang hamil. Jadi 174 dipulangkan dan 4 orang masih dikarantina terpusat untuk beberapa hari ke depan,” jelas Petrus Herlemus, Kamis (20/8) pukul 13.04 Wita.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Dinkes Rekomendasikan Pelaku Perjalanan Karantina Mandiri, Bupati Arahkan Karantina Terpusat

Keterangan Petrus Herlemus ini berbeda dengan fakta yang sebenarnya. Karena sesungguhnya hingga keterangan itu dikeluarkan, diketahui tidak ada satu pun pelaku perjalanan yang dipulangkan.

Keterangan ini menjawabi dugaan bahwa Dinkes Sikka sejak kemarin sudah menerbitkan surat keterangan bebas Covid-19 untuk 178 orang tersebut. Dan itu terlihat dari kehadiran seorang staf Dinkes di Posko BPBD di lokasi karantina terpusat yang dicurigai membawa surat keterangan bebas Covid-19.

Namun entah kenapa, surat tersebut tidak jadi dibagikan, sehingga 174 orang tidak dipulangkan. Tidak ada alasan pasti kenapa rekomendasi Dinkes yang sudah dilaksanakan sesuai protokoler kesehatan, justeru diabaikan.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Pada saat petugas Dinkes Sikka sedang melaksanakan skrining, Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir sudah menyampaikan melalui pengeras suara bahwa pelaku perjalanan eks penumpang Lambelu tetap melaksanakan karantina terpusat selama 3-4 hari. Hal tersebut berdasarkan arahan Bupati Sikka.

Dinkes Rekomendasikan Pelaku Perjalanan Karantina Mandiri, Bupati Arahkan Karantina Terpusat
Pelaku perjalanan mengambil jatah makan siang, Kamis (20/8)

Penanganan terhadap pelaku perjalanan menjadi kian tidak jelas, apakah mengikuti protokoler kesehatan sebagaimana revisi 5, ataukah sesuai arahan Bupati Sikka. Akibatnya, kerja teknis di lapangan pun tidak lagi disesuaikan protokoler kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA