Maumere-SuaraSikka.com: Kodim 1603 Sikka menggelar tradisi penyambutan 27 Prajurit Pembina Desa (Prabinsa) baru, Senin (31/8). Antara lain dilakukan long march dan siram air kembang.
Prabinsa yang merupakan anak asli Kabupaten Sikka ini mengawali tradisi dengan melaksanakan long march sejauh 7 kilomater dari depan Depo Pertamina di Bolawolon Tanaduen, hingga ke Markas Kodim Sikka yang terletak di Jalan Sudirman.
Long march dilaksanakan usai mereka menjalani pemeriksaan kesehatan dan skrining oleh Tim Kesehatan Satgas Covid Sikka, dibantu Bintara Kesehatan Kodim Sikka Pelda Surung Thomson Napitupulu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tradisi long march ini menarik perhatian warga masyarakat. Para pelintas jalan ikut menonton tradisi ini, dan memberikan semangat kepada prajurit-prajurit muda itu.
Setibanya di Makodim Sikka, dilanjutkan dengan tradisi penjemputan masuk satuan yang dipimpin Pasi Pers Kapten Made Wiratama dan Pasi Intel Kapten Inf Jackobus Milan Tukan, serta segenap pelatih dan pendukung.
Di Makodim, kegiatan diawali dengan Apel Tradisi Penerimaan Prajurit Dua yang berlangsung di halaman Makodim Sikka. Apel dipimpin langsung Dandim Sikka Letkol Inf M Zulnalendra Utama.
Hadir saat itu antara lain hadiri Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sikka.
Usai apel dilanjutkan dengan siraman air kembang kepada 27 personel tamtama baru berpangkat prajurit dua. Tradisi ini mewarnai kebahagiaan keluarga yang ikut menyaksikan langsung.
Dandim Sikka berharap penambahan anggota baru sebanyak 27 orang ini dapat memberikan nilai tambah dalam menunjang tugas teritorial kewilayahan di Kabupaten Sikka.
“Jaga selalu kekompakan, jiwa korsa, dan selalu semangat dalam bekerja serta berbuat yang terbaik bagi satuan, Nian Tana Sikka dan kepada bangsa dan negara Indonesia,” pinta Dandim Sikka.
Selanjutnya, 27 tamtama berpangkat prajurit dua ini akan bertugas sebagai pembina desa baik Babinsa maupun Prabinsa.
Bupati Sikka mengaku senang dan berterimaksih khususnya kepada TNI-AD melalui program mengembalikan prajurit ke daerah asal.
Sebanyak 27 prajurit dua ini menumpang kapal feri dari Kupang, dan tiba di Pelabuhan Feri Larantuka, Senin (31/8) sekitar pukul 06.00 Wita.
Setelah beristirahat sekitar 2 jam, mereka diberangkatkan ke Maumere dengan menggunakan 2 unit kendaraan dalmas milik Lanal Maumere dan Basarnas Maumere. Mereka diturunkan di depan Depo Pertamina Bolowolon untuk melaksanakan rangkaian tradisi penjemputan.*** (eny)















