Maumere-SuaraSikka.com: Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dikabarkan marah, lantaran tidak tahu ada kebijakan mutasi pejabat eselon 2 yang dilakukan Bupati Sikka, Rabu (30/9) hari ini.
Gara-gara itu, akhirnya dia pun tidak menghadiri acara pelantikan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Sikka.
Wabup Sikka memilih melaksanakan kegiatan rutinitas di ruang kerjanya. Ruang kerja Bupati Sikka dan ruang kerja Wakil Bupati Sikka jaraknya hanya beberapa meter saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan media ini di Kantor Bupati Sikka, saat acara pelantikan pejabat eselon 2, Wabup Sikka sedang menerima beberapa tamu.
Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/9), Wabup Sikka mengatakan sebenarnya dia tidak marah, tapi hanya kecewa saja.
“Saya kalau lihat sesuatu yang kurang pas, itu saya langsung bereaksi secara terbuka, tidak tutup-tutup. Kelihatan marah, tapi tidak, yah kecewa saja,” terang Wabup Sikka.
Sikap kecewa itu antara lain diperlihatkan kepada Bupati Sikka yang datang menemuinya di ruang kerja, dan mengajaknya untuk menghadiri acara pelantikan.
“Bupati datang, saya bilang silakan lanjut, saya di sini (ruang kerja), terima tamu,” ujar Wabup Sikka.
Wabup Sikka mengaku baru tahu pagi tadi ternyata ada kegiatan pelantikan pejabat eselon 2. Itu yang membuat dia kecewa.
Ketika ditanya tentang peran dan keterlibatannya dalam proses mutasi baru-baru ini, Wabup Sikka mengaku dia tidak pernah mengikuti proses.
“Saya hanya diberitahu secara lisan oleh Bupati bahwa nanti mau mutasikan Germanus Goleng ke Inspektorat,” jelas dia.
Media ini mendapat kabar bahwa Wabup Sikka tidak pernah terlibat dalam proses tiga mutasi yang terakhir. Terhadap hal ini Wabup Sikka menjawab sangat diplomatis.
Dia menjelaskan mutasi pejabat eselon 3 pada awal September, dia baru tahu dari Kepala BKDPSDM Sikka yang memintanya untuk mengambil sumpah jabatan dan pelantikan pada saat itu juga.
“Mau pelantikan baru Kepala BKDPSDM datang minta saya lantik. Saya tidak mau. Saya dengar katanya Sekda yang lantik. Yah kamu-kamu wartawan pasti tahu,” urai dia.
Terkait mutasi tenaga kesehatan dengan surat penempatan sementara yang ditandatangani Penjabat Sekda Sikka, Wabup Sikka tidak menyinggungnya. Dia meminta maaf kepada para wartawan karena akan melakukan kunjungan kerja di Desa Done Kecamatan Magepanda.
Informasi yang dihimpun media ini, pagi tadi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melantik Germanus Goleng menjadi Kepala Inspektorat, menggantikan Robertus da Silva yang dipindahkan sebagai Asisten 1 Setda Sikka.
Sementara itu, secara bersamaan, ada 3 pejabat eselon 2 yang dikukuhkan dalam jabatan yang sama yaitu Mohamad Daeng Bakir sebagai Kepala BPBD Sikka, Agustinus Thomas Lameng sebagai Kepala Dinas PUPR, dan Rudolfus Ali sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.*** (eny)















