Wabup Sikka Marah, Lantaran Tidak Tahu Ada Kebijakan Mutasi

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 30 September 2020 - 13:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 33 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga

Wakil Bupati Sikka Romanus Woga

Maumere-SuaraSikka.com: Wakil Bupati Sikka Romanus Woga dikabarkan marah, lantaran tidak tahu ada kebijakan mutasi pejabat eselon 2 yang dilakukan Bupati Sikka, Rabu (30/9) hari ini.

Gara-gara itu, akhirnya dia pun tidak menghadiri acara pelantikan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Sikka.

Wabup Sikka memilih melaksanakan kegiatan rutinitas di ruang kerjanya. Ruang kerja Bupati Sikka dan ruang kerja Wakil Bupati Sikka jaraknya hanya beberapa meter saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan media ini di Kantor Bupati Sikka, saat acara pelantikan pejabat eselon 2, Wabup Sikka sedang menerima beberapa tamu.

Kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (30/9), Wabup Sikka mengatakan sebenarnya dia tidak marah, tapi hanya kecewa saja.

“Saya kalau lihat sesuatu yang kurang pas, itu saya langsung bereaksi secara terbuka, tidak tutup-tutup. Kelihatan marah, tapi tidak, yah kecewa saja,” terang Wabup Sikka.

Sikap kecewa itu antara lain diperlihatkan kepada Bupati Sikka yang datang menemuinya di ruang kerja, dan mengajaknya untuk menghadiri acara pelantikan.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

“Bupati datang, saya bilang silakan lanjut, saya di sini (ruang kerja), terima tamu,” ujar Wabup Sikka.

Wabup Sikka mengaku baru tahu pagi tadi ternyata ada kegiatan pelantikan pejabat eselon 2. Itu yang membuat dia kecewa.

Ketika ditanya tentang peran dan keterlibatannya dalam proses mutasi baru-baru ini, Wabup Sikka mengaku dia tidak pernah mengikuti proses.

“Saya hanya diberitahu secara lisan oleh Bupati bahwa nanti mau mutasikan Germanus Goleng ke Inspektorat,” jelas dia.

Media ini mendapat kabar bahwa Wabup Sikka tidak pernah terlibat dalam proses tiga mutasi yang terakhir. Terhadap hal ini Wabup Sikka menjawab sangat diplomatis.

Dia menjelaskan mutasi pejabat eselon 3 pada awal September, dia baru tahu dari Kepala BKDPSDM Sikka yang memintanya untuk mengambil sumpah jabatan dan pelantikan pada saat itu juga.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

“Mau pelantikan baru Kepala BKDPSDM datang minta saya lantik. Saya tidak mau. Saya dengar katanya Sekda yang lantik. Yah kamu-kamu wartawan pasti tahu,” urai dia.

Terkait mutasi tenaga kesehatan dengan surat penempatan sementara yang ditandatangani Penjabat Sekda Sikka, Wabup Sikka tidak menyinggungnya. Dia meminta maaf kepada para wartawan karena akan melakukan kunjungan kerja di Desa Done Kecamatan Magepanda.

Informasi yang dihimpun media ini, pagi tadi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo melantik Germanus Goleng menjadi Kepala Inspektorat, menggantikan Robertus da Silva yang dipindahkan sebagai Asisten 1 Setda Sikka.

Sementara itu, secara bersamaan, ada 3 pejabat eselon 2 yang dikukuhkan dalam jabatan yang sama yaitu Mohamad Daeng Bakir sebagai Kepala BPBD Sikka, Agustinus Thomas Lameng sebagai Kepala Dinas PUPR, dan Rudolfus Ali sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA