Maumere-SuaraSikka.com: Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (KIS) berhasil membantu warga pedalaman di Kabupaten Sikka.
Alexia Romana Prudensia, 61 tahun, berdomisili di Kelurahan Nangalimang Kecamatan Alok. Namun rumah tinggalnya terletak di pedalaman yang sulit terjangkau pelbagai aspek.
Dia tercatat sebagai peserta JKN-KIS segmen PBI JK. Iuran tiap bulan dibayar dari anggaran pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Perempuan ini mengaku beruntung sekali telah menjadi peserta JKN-KIS. Sudah empat kali dia memanfaatkan program ini.
“Saya sangat bersyukur dengan hadirnya program pemerintah melalui JKN-KIS. Meskipun saya tinggal di derah pelosok dan pedalaman, tapi JKN-KIS tetap menyambangi kami dengan memberikan jaminan kesehatan untuk kami warga di daerah terpencil,” ungkap Prudensia.
Sebagai warga yang tinggal di daerah terpencil, dengan penghasilan yang tidak menentu Prudensia merasa terbantu sekali ketika dia mengalami sakit. Dengan hanya bermodalkan KIS, seluruh biaya pengobatan ditanggung negara.
“Kalau sakit, saya tidak perlu kuatir lagi dengan biaya pengobatan. JKN-KIS andalan saya,” ujarnya bangga.
Setidaknya sudah empat kali Prudensia mengandalkan KIS yakni ketika gangguan pada kaki, tegang pada leher, batuk dan flu, serta sakit kepala. Meskipun penyakit yang dialami masih tergolong ringan, Prudensia bersyukur karena bisa dibantu melalui program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan itu.
“Gratis semuanya. Tidak ada biaya tambahan,” ujar dia.
Awalnya perempuan ini kuatir memikirkan biaya pengobatan. Namun rasa kuatir pun hilang setelah mendapat penjelasan bahwa peserta JKN-KIS mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan termasuk biaya pengobatan.
“Sekarang kalau sakit, saya merasa tenang, karena ada KIS,” ungkap dia sambil menunjukkan KIS miliknya.
Prudensia juga menceritakan pengalamannya saat berobat. Dia mengaku mendapatkan pelayanan yang baik. Tidak ada perbedaan antara pasien umum dan pasien peserta JKN-KIS.
Prudensia yang setiap hari menggarap kebun dengan pendapatan minus malum, berkali-kali menyampaikan terima kasih kepada BPJS Kesehatan selaku lembaga penyelenggaran jaminan kesehatan. Dia berharap BPJS Kesehatan dan program JKN-KIS terus hadir untuk membantu masyarakat.*** (eny)















