Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Sikka kini berkoordinasi dengan Satgas Covid Ende. Pasalnya, mahasiswi positip corona berinitial IAP, mengaku pernah 3 hari berada di Kabupaten Ende.
Keterangan ini disampaikan Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus, Jumat (2/10) kepada wartawan. Dia ditanya tentang riwayat perjalanan dan kontak erat perempuan yang positip corona.
Petrus Herlemus menjelaskan dari pendalaman awal IAP mengaku datang dari Makasar, dan sudah berada di Maumere sekitar 2-3 bulan. Ketika didalami lagi kemarin, perempuan yang juga mahasiswi pada salah satu oerguruan tinggi di Makasar ini, mengaku pernah 3 hari di Ende.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setelah dia dinyatakan positip, kemarin kami evakuasi ke ruang isolasi. Waktu didalami lagi riwayat perjalanan, baru dia mengaku pernah ke Ende selama 3 hari,” jelas Petrus Herlemus.
Dari keterangan ini, lanjut dia, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid Ende untuk melakukan penelusuran rekam jejak selama IAP berada di Ende.
Selain ke Ende, Petrus Herlemus juga menerangkan bahwa pihaknya sedang mendalami apakah IAP pernah ke Bagian Kesra Setda Sikka atau tidak. Pasalnya sebagai mahasiswi, mungkin saja dia mendapat bantuan beasiswa melalui Bagian Kesra.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Bagian Kesra untuk memastikan hal ini,” tambah dia.
IAP yang dipastikan positip corona, kemarin langsung dievakuasi ke ruang isolasi di Kantor Dinas Kesehatan. Sebelum dievakuasi, Tim Medis Satgas Covid Sikka melakukan penelusuran rekam jejak, dan mengambil sampel swab perempuan ini dan beberapa orang penghuni rumah.
IAP dievakuasi dari rumahnya di RT/RW 011/002 Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Puluhan warga masyarakat sekitar menyaksikan proses ini dari kejauhan.*** (eny)















