Bangkai Paus Pilot Dikuburkan di Urung Pigang

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2020 - 17:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 75 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter hewan dan petugas kesehatan.hewan sedang membedah bangkai paus, sebelum dikuburkan di Urung Pigang, Sabtu (3/10)

Dokter hewan dan petugas kesehatan.hewan sedang membedah bangkai paus, sebelum dikuburkan di Urung Pigang, Sabtu (3/10)

Maumere-SuaraSikka.com: Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Maumere akhirnya menguburkan bangkai ikan paus jenis pilot di Urung Pigang Kelurahan Wailiti Kecamatan Alok Barat Kabupaten Sikka, Sabtu (3/10).

Penguburan dilakukan pada tanah milik Piterson Kabupung, seorang warga yang tinggal di Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur. Pemilik tanah hadir pada saat proses penguburan.

Lubang tempat penguburan bangkai paus sedalam kurang lebih 2 meter, digali dengan menggunakan alat berat berupa eksavator.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangkai Paus Pilot Dikuburkan di Urung Pigang
Bangkai paus di halaman Kantor BKSDA Maumere

Bangkai paus ini dievakuasi dari halaman Kantor BKSDA Maumere di Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Sebelumnya, Jumat (2/10) malam, paus dengan panjang 4,30 meter itu dievakuasi dari Kampung Wuring Leko Kelurahan Wolomarang Kecamatan Alok Barat.

Baca Juga :  Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
Bangkai Paus Pilot Dikuburkan di Urung Pigang
Evakuasi oleh alat berat jenis crane

Evakuasi bangkai paus dengan berat sekitar 1,5 ton ini dibantu oleh sebuah mobil crane milik Alexander Gin, seorang pengusaha di Maumere. Bahkan pemilik crane ini langsung bertindak sebagai operator.

Bangkai Paus Pilot Dikuburkan di Urung Pigang

Sebelum dikuburkan, dokter hewan dibantu petugas kesehatan hewan terlebih dahulu membedah tubuh paus. Mereka ingin memastikan penyebab matinya paus pilot sirip pendek tersebut.

Evakuasi bangkai paus dari Kantor BKSDA ke Urung Pigang menyita perhatian warga masyarakat pelintas jalan. Apalagi ikan tersebut sudah memunculkan aroma tidak sedap. Pantauan media ini di lokasi penguburan, warga Urung Pigang ramai-ramai mendatangi lokasi penguburan.

Paus pilot ini ditemukan sudah tidak bernyawa oleh seorang nelayan bernama Aco, 40 tahun, di perairan Nangahure, Jumat (2/10) sekitar pukul 14.00 Wita. Kemudian dengan sangat susah dia menggiring paus hingga ke Kampung Wuring Leko.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Bangkai Paus Pilot Dikuburkan di Urung Pigang
Suasana di lokasi penguburan bangkai paus di Urung Pigang

Dari hasil dentifikasi BKSDA Maumere, diketahui paus tersebut berjenis pilot sirip pendek. Ikan berwarna hitam ini denfan ukuran panjang 4,3 meter dan lebar 1,1 meter. Sirip atas seoanjang 81 centimeter, sirip samping 76 centimeter, dan sirip ekor 1,4 meter.

Data yang dihimpun media ini, pausnpilot sirip pendek atau globicephala macrorhynchus merupakan anggota cetacea dari genus globichephala. Paus jenis ini dapat ditemukan di perairan beriklim hangat dan perairan tropis di berbagai penjuru dunia. Umumnya, mereka hidup jauh dari pantai.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA