Kades Nita Diduga Hamili Staf, Keluarga Lapor BPD

0
2011
Kades Nita Diduga Hamili Staf, Keluarga Lapor BPD
Keluarga VDW melaporkan dugaan perbuatan amoral Kepala Desa Nita, Senin (5/10)

Maumere-SuaraSikka.com: ABL, seorang Kepala Desa Nita di Kecamatan Nita Kabupaten Sikka diduga telah menghamili VDW, seorang staf di kantor desa. Keluarga perempuan melaporkan hal ini ke BPD setempat, Senin (5/10).

Sufriyance Merison Botu, dari pihak keluarga perempuan, meminta BPD Nita segera melaksanakan kewenangannya untuk menindaklanjuti laporan keluarga terkait perbuatan amoral ABL yang diduga menghamili VDW.

Kades Nita Hamili Staf, Keluarga Lapor BPD
Warga Desa Nita menyaksikan keluarga perempuan melaporkan dugaan perbuatan amoral kepala desa

Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Sikka ini juga meminta melalui BPD setempat agar ABL tidak lagi membangun komunikasi dengan VDW baik melalui sambungan telepon atau bertemu muka.

Pantauan media ini di Kantor BPD, keluarga perempuan diterima Ketua dan anggota BPD. Sementara ini sedang dalam proses laporan secara lisan. Warga masyarakat desa ikut ramai berada di Kantor BPD Nita.

Kepala BPD Nita Herman Ranu bersama anggota BPD menerima laporan keluarga perempuan. Lembaga perwakilan desa ini berjanji akan menindaklanjuti secepatnya laporan keluarga.

Herman Ranu yang juga mantan Kepala Desa Nita meminta keluarga memberikan bukti-bukti pendukung terkait dugaan hamilnya VDW.

Informasi yang dihimpun media ini, VDW adalah seorang janda beranak satu. Perempuan 31 tahun ini sebelumnya adalah bidan desa, yang kemudian diangkat ABL menjadi Tenaga Swamedikasi Desa (TSD).

Kades Nita Hamili Staf, Keluarga Lapor BPD
Ruanga kerja kepala desa

Kantor Desa Nita hanya beberapa meter saja dari Kantor BPD Nita. Suasana di Kantor Desa tampak sepi. Hanya 1-2 staf desa yang melayani masyarakat. ABL yang sudah punya istri dengan 3 anak, sejak pagi tadi belum masuk kantor.

Seorang staf Kantor Desa Nita menyampaikan ABL biasanya masuk kantor jam 11.00 Wita. Namun sampai jam 12.30 Wita, kepala desa yang memiliki sejumlah prestasi itu belum juga masuk kantor.

Media ini sudah berupaya menghubungi ABL melalui telepon selular. Namun telepon genggamnha sedang tidak aktif.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini