Bangun Pelabuhan Penyeberangan Terbesar di Flores, Kementerian Perhubungan Lirik Paga

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 November 2020 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 191 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka

Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka

Maumere-SuaraSikka.com: Kementerian Perhubungan berencana membangun pelabuhan penyeberangan terbesar di Pulau Flores. Satu-satunya lokasi yang dilirik yakni di wilayah Kecamatan Paga Kabupaten Sikka.

Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka yang dihubungi melalui ponsel ke Kupang, Kamis (19/11), membenarkan rencana pembangunan pelabuhan penyeberangan di Paga. Dia berharap pemerintah daerah dan masyarakat setempat menyambut baik rencana ini.

“Ini pelabuhan penyeberangan terbesar di Flores, karena bisa disandari kapal-kapal dengan bobot 3.000 GT ke atas,” ungkap dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isyak Nuka menjelaskan sebuah konsultan bernama CV Graha Guna Gatra baru saja menyelesaikan studi kelayakan. Hingga kini hasilnya belum diketahui.

Studi kelayakan itu sendiri dilakukan pada 4 lokasi, yakni Ena Mite Paga Beach, Keli Lo’o, TPI Maulo’o dan Ae Wige Maulo’o.

“Hasil akhirnya belum keluar dari pihak konsultan. Kita harapkan akhir bulan Nopember kita sudah bisa tahu lokasi persisnya. Hal ini dimaksudkan untuk membicarakan lebih lanjut dengan Pemkab Sikka terkait penyediaan lahan. Soalnya pihak Kementerian Perhubungan hanya mau membangun pada lahan yang tidak bermasalah. Prinsipnya lahan harus clear and clean,” jelas Isyak Nuka.

Baca Juga :  NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Dia menambahkan studi kelayakan mencakupi lokasi yang tepat untuk dibangunnya sebuah pelabuhan penyeberangan, ditinjau dari aspek teknis seperti, arus, gelombang, pasang, surut, dan arah angin, serta kedalaman perairan.

Setelah studi kelayakan, lanjutnya, pemerintah daerah setempat harus mulai melakukan pembebasan lahan sesuai lokasi yang ditunjuk. Lahan yang sudah dibebaskan harus bersertifikat, dan dihibahkan kepada Kementerian Perhubungan.

Sementara itu pihak propinsi pada tahun depan akan melakukan Studi Master Plan, Studi SID, DED dan Amdal. Dia memastikan proses pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2022.

“Kami sangat berharap Bupati Sikka bersama jajaran menyiapkan masyarakat untuk menerima kehadiran sebuah pelabuhan penyeberangan,” ujar dia.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Secara terpisah, Don Ara Kian, staf ahli CV Graha Guna Gatra, memastikan pihaknya akan menyampaikan hasil studi kelayakan pada akhir Nopember 2020 ini.

“Sementara ini sedang finalisasi. Sesuai kontrak kami akan sampaikan pada akhir Nopember ini,” jelas dia melalui ponsel.

Sebelumnya, pada Rabu (18/11) malam, Ketua DPRD Sikka Donatus David menyinggung rencana pembangunan pelabuhan penyeberangan di Paga.

Dia mengatakan pada prinsipnya DPRD Sikka menyetujui dan mendorong Pemkab Sikka agar setelah penetapan lokasi oleh konsultan, pemerintah daerah setempat segera membebaskan lahan dan melakukan sertifikasi. Menurutnya luas lahan yang dibutuhkan kurang lebih 2,5 hektar.

Pembangunan pelabuhan penyeberangan di Paga, berawal dari permohonan warga masyarakat di wilayah itu kepada Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat. Aspirasi ini kemudian diperjuangkan melalui Kementerian Perhubungan.*** (eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA