Soal Mutasi Nakes di Sikka, Sekda Pening

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 24 November 2020 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat anggaran beberapa waktu lalu

Suasana rapat anggaran beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Penjabat Sekretaris Daerah Sikka Wihelmus Sirilus mengaku pening menghadapi mutasi tenaga kesehatan (nakes) yang terjadi baru-baru ini.

Mutasi yang menggunakan pola surat pindah tugas sementara tersebut, hingga kini malah melahirkan persoalan baru. Pasalnya banyak fasilitas kesehatan (faskes) yang kekurangan nakes, sementara di pihak lain terjadi penumpukan nakes di 3 Puskesmas.

“Soal mutasi nakes ini memang menjadi kekurangan kami. Ini terjadi tarik menarik antara Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala BKDPSDM. Mereka dua ini bikin saya sakit hati sekali,” ungkap Sekda Sikka di depan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka, Selasa (24/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan Dinas Kesehatan sudah melakukan kajian untuk penempatan nakes. Sementara itu hingga kini BKDPSDM belum menindaklanjuti hal tersebut.

Tarik menarik kepentingan ini, lanjut dia, yang membuatnya pening. Dia mengaku telah menggunakan pendekatan kepada dua pimpinan OPD tersebut agar masalah nakes di Sikka segera bisa diselesaikan.

Baca Juga :  BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Pimpinan Banggar Gorgonius Nago Bapa menyentil berlarut-larutnya penyelesaian penempatan nakes. Padahal, kata dia, sudah ada kajian yang disampaikan Dinas Kesehatan.

“Kajian sudah ada, tinggal menunggu surat keputusan. Lalu maslahnya di mana, kok berlarut-larut,” tanya dia.

Terhadap hal ini, Wihelmus Sirilus menjelaskan persoalan kekurangan dan penumpukan nakes, dalam waktu dekat ini sudah bisa terjawab. Dia mengaku telah memberikan paraf pada 119 undangan untuk didistribusi kepada aparatur sipil negara (ASN) yang akan mendapatkan kebijakan mutasi dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya Anggota Banggar Stef Sumandi mempertanyakan mandeknya pelayanan kesehatan di Poskesdes Glak dan Poskesdes Egon Gahar di Kecamatan Mapitara, akibat tidak ada nakes yang bertugas di dua faskes tersebut.

Baca Juga :  Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Ketua Fraksi PDIP ini sangat marah dengan realitas ini. Dia menuding Pemkab Sikka tidak serius menyelesaikan persoalan penempatan nakes.

Anggota Banggar dari Fraksi Partai Nasdem Petrus da Silva menyitir mutasi nakes sebagai kebijakan yang buruk. Dia memberi contoh seorang bidan yang sebelumnya bertugas di Puskesmas Paga, dipindahkan sebagai salah satu kepala seksi di Kantor Kecamatan Paga.

“Pemerintah selalu beralasan kekurangan nakes, tapi anehnya, ada bidan yang dimutasikan ke Kantor Kecamatan Paga. Ini kan lucu,” kesal Petrus da Silva.

Catatan media ini, sejumlah anggota DPRD Sikka sudah menyuarakan persoalan kekurangan dan penumpukan nakes sejak pembahasan KUAPPAS September lalu. Namun pemeribtah sama sekali tidak menindaklanjuti.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA