Sarana Prasarana Terbatas, Pengungsi Terpaksa Tidur Beralaskan Kardus

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 November 2020 - 22:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 100 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengungsi tidur beralaskan kardus bekas (foto: istimewa)

Pengungsi tidur beralaskan kardus bekas (foto: istimewa)

Lewoleba-SuaraSikka.com: Sejumlah pengungsi Gunung Ile Lewotolok terpaksa tidur beralaskan kardus bekas. Hal ini karena terbatasnya sarana prasarana yang disiapkan Pemkab Lembata.

Kondisi miris ini antara lain terlihat pada lokasi pengungsian di Kantor Perpustakaan Lembata. Sejumlah ibu memanfaatkan kardus berkas sebagai alas tidur. Mereka beralasan karena tidak mendapatkan tikar.

Sarana Prasarana Terbatas, Pengungsi Terpaksa Tidur Beralaskan Kardus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rosalia Ose, salah satu pengungsi, memaklumi kondisi yang terjadi. Meski demikian dia berharap pemerintah daerah setempat segera mencarikan solusi, sehingga tidak menimbulkan masalah baru bagi pengungsi.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sarana Prasarana Terbatas, Pengungsi Terpaksa Tidur Beralaskan Kardus

Di beberapa lokasi lain, sejumlah pengungsi mendapatkan alas tidur yang lebih baik. Ada yang langsung tidur di atas bentangan terpal, ada juga yang mendapatkan tikar.

Sarana Prasarana Terbatas, Pengungsi Terpaksa Tidur Beralaskan Kardus
Kepala BPBD Lembata Kanisius Making

Kepala BPBD Lembata Kanisius Making mengaku pihaknya mengalami banyak kekurangan dalam penanganan awal kebutuhan dasar pengungsi Gunung Ile Lewotolok.

Masalahnya karena pemerintah daerah mengalami kekurangan sarana dan prasarana. Selain itu, tambah dia, arus pengungsi pun terus bertambah. Pemerintah harus menghadapi realitas yang terjadi.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Jumlah pengungsi kini sudah sekitar 5.000 orang, tersebar pada 7 lokasi yang berbeda. Semua mereka berasal dari Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, dua wilayah yang paling dekat dengan Gunung Ile Lewotolok.

Sarana Prasarana Terbatas, Pengungsi Terpaksa Tidur Beralaskan Kardus
Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Minggu (29/11) pagi

Sementara itu hingga Senin (30/9) siang, Gunung Ile Lewotolok terus erupsi dengan intensitas rendah. Gunung berapi ini menyemburkan abu vulkanik setinggi kurang lebih 1.000 meter.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA