Tiga Modus Lenyapnya Dana Desa Nita

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 5 Desember 2020 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 68 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua BPD Nita di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Jumat (4/12)

Ketua BPD Nita di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Jumat (4/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Ketua BPD Nita Herman Ranu menyebut terdapat 3 modus yang digunakan untuk melenyapkan uang Desa Nita di Kabupaten Sikka sebesar Rp 191 juta lebih.

Tiga modus yang dilakukan yakni mark-up harga, manipulasi tanda tangan, dan belanja fiktif. Siapa saja pelakunya, kini sedang ditelusuri lebih jauh oleh Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP).

“Ada 24 item yang menjadi temuan Inspektorat, di mana 2 kesalahan administrasi, dan 22 adalah penyalahgunaan keuangan desa dengan menggunakan 3 modus tersebut,” jelas Herman Ranu saat konsultasi hukum dengan Kasi Intelijen Kejari Maumere Cornelis Oematan, Jumat (4/12).

Herman Ranu bersama anggota BPD Nita dan tokoh masyarakat di desa itu, membeberkan sejumlah temuan Inspektorat atas penyalahgunaan keuangan selama 3 tahun anggaran, yakni 2018, 2019, dan 2020.

Anggota BPD Fransiskus Nong menyebutkan item bantuan untuk ibu hamil dan balita. Ternyata uang bantuan “disikat” habis. Begitu juga honor Linmas, lenyap tidak berbekas.

“Dalam laporan pertanggungjawaban disampaikan 100 persen, ternyata faktanya lain,” ujar dia kesal.

Viktor Nekur menyebut item bantuan tas untuk pelajar berpreatasi, ternyata pengadaan tas diperuntukkan bagi aparatur desa.

Lalu dana Bumdes senilai Rp 64 juta, yang diserahkan hanya Rp 60 juta saja. Itu pu Rp 10 juta masih dipinjam lagi oleh kepala desa.

Baca Juga :  Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Viktor Nekur makin kesal karena namanya ikut terseret-seret. Dia masuk dalam Tim Motivator Desa, yang karena tugas dan peran, tim ini mendapatkan honor.

“Selama ini saya tidak pernah terima uang, tapi dalam laporan 100 persen. Ini benar-benar kejahatan,” ungkap dia kesal.

Seperti apa 24 item temuan Inspektorat, hingga sekarang belum diketahui secara detail. Inspektorat belum membukanya ke publik karena alasan internal.*** (eny)

Berita Terkait

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:10 WITA

Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA