Tiba di Lewoleba, Juara Bertahan ETMC Disambut Pekikan Manu Meo Laka Tebes

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 7 September 2022 - 09:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 65 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tropi bergilir ETMC diarak keliling Kota Lewoleba, Rabu (7/9)

Tropi bergilir ETMC diarak keliling Kota Lewoleba, Rabu (7/9)

Lewoleba-SuaraSikka.com: Juara bertahan ETMC tiba di Lewoleba ibukota Kabupaten Lembata, Rabu (9/9). Mereka disambut pekikan Manu Meo Laka Tebes, sebuah spirit juang bagi anak-anak Malaka.

PS Malaka membawa serta tropi bergilir yang akan diperebutkan pada ETMC XXXI Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Ayam Jantan ini menjuarai ETMC 2019 yang digelar di Kabupaten Malaka. Pada partai final, PS Malaka menang 3-2 atas Persamba Manggarai Barat.

Rombongan PS Malaka tiba pukul 08.08 Wita di Bandara Wunopito dengan menggunakan pesawat WingsAir. Mereka mengenakan jaket berwarna kuning, warna kebanggaan PS Malaka.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Puluhan anggota Paguyuban Malaka di Kabupaten Lembata menyambut hangat kedatangan rombongan PS Malaka. Berkali-kali mereka menyerukan Manu Meo Laka Tebes, dan langsung disambut pekikan yang sama dari para pemain PS Malaka.

Dalam rombongan PS Malaka tidak tampak Pelatih Kepala Adrianus Bria Seran. Menurut Robertus Belarnimus Klau, salah satu ofisial, pelatih kepala yang berkarakter itu baru akan tiba pada Jumat (9/9).

Baca Juga :  Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Rombongan PS Malaka dijemput Panitia Pelaksana. Setelah itu diserahkan kepada Paguyuban.

PS Malaka kemudian diarak keliling Lewoleba. Tropi bergilir dinaikkan pada sebuah pikap.

Selain PS Malaka, hari ini diperkirakan tim-tim perserta dari daratan Timor tiba di Lewoleba melalui Pelabuhan Feri Waijarang. Demikian pun tim dari daratan Flores tiba melalui Pelabuhan Laut Lewoleba.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Liga 4 Seri Nasional, 3 Wakil NTT di Grup Neraka, Nagekeo Dikepung Tim Papua, Ini Hasil Drawing!
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru