Korea Selatan Terjepit di Grup Maut

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 19 November 2022 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 30 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi para pemain Korea Selatan usai mencetak gol ke gawang Sri Lanka, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, di Hwaseong

Ekspresi para pemain Korea Selatan usai mencetak gol ke gawang Sri Lanka, pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, di Hwaseong

Jika bisa memilih, Timnas Korea Selatan tentunya ingin berada di grup lembek. Tapi, sebaliknya, mereka justeru berada pada grup maut nan mencekam pada Piala Dunia 2022.

Bersama Portugal, Ghana, dan Uruguay, Taeguk Warriors akan saling bunuh di Grup H Piala Dunia 2022. Portugal punya sederet amunisi mengerikan, satu di antaranya yang menjadi teror dan horor adalah Cristiano Ronaldo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Uruguay pun begitu, dijejali amunisi mengerikan. Ada Luis Suarez, Edinson Cavani, dan striker muda kepunyaan Liverpool yang saat ini sedang naik daun di Premier League, Darwin Nunez.

Tidak jauh berbeda, walau sedikit beda kelas dari Portugal dan Uruguay, materi pemain Ghana juga menyeramkan dan hampir merata pada semua lini.

Sadar kalau skuadnya dalam tekanan hebat, Paulo Bento, sang pelatih, mencoba tetap tenang. Dia memilih fokus mempersiapkan timnya sebaik mungkin.

“Saya dan semua staf terus mengembangkan ide-ide (bermain) dengan cara terbaik,” kata Bento.

Korea Selatan sudah 10 kali ikut Piala Dunia. Pencapain terbaik tersaji di negeri sendiri, kala mereka dipercaya FIFA sebagai tuan rumah Piala Dunia 2002 bersama Jepang.

Saat itu, Taeguk Warriors finis di peringkat keempat. Setelah itu, Korsel hanya bisa sampai babak 16 besar (2010). Selebihnya tersisih di fase grup.

Son Heung-min, bintang Korea Selatan

Pemain Bintang: Son Heung-min
Tidak ada yang kurang dari Son Heung-min. Kalau ada, coba sebutkan.

Penyerang berusia 30 tahun milik Tottenham Hotspur ini, musim lalu bikin geger di Premier League 2021/2022.

Baca Juga :  Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sebanyak 23 gol yang ia dulang membuatnya jadi top scorer dan menjadi pemain Asia pertama yang bisa melakukannya di kompetisi seketat Premier League. Amazing!

Sebagai striker, Son punya semua syarat untuk bertarung dengan semua model serta bek lawan setangguh apa pun. Dia cepat, kuat, dan mahir mencari ruang tembak.

Pada pekan kedelapan Premier League 2022/2023 akhir pekan silam, saat Spurs meremukkan Leicester City 6-2, Son memahat hattrick. Ini jelas kode sekaligus ancaman bagi lawan-lawan Taeguk Warriors di Piala Dunia 2022.

Piala Dunia bukan barang baru bagi pemain kelahiran 8 Juli 1992 tersebut.

Predator murah senyum itu hadir di Piala Dunia 2014, pun 2018. Bersama timnas, Son mengoleksi 32 gol dari 100 penampilan. Dengan segepok pengalaman berharga tadi, Son tentunya sangat diandalkan di Qatar.

Meski bakal melewati banyak rintangan, Son maju tak gentar. Dia mengingatkan rekan-rekannya, terlebih yang baru pertama kali tampil di ajang paling prestisius empat tahunan agar tetap santai. Jangan tegang kayak kanebo kering.

“Saya ingin pastikan, Korea Selatan akan bermain lepas. Keluarkan semua kemampuan terbaik,” katanya. Siap, kapten!

Pelarih Korea Selatan Paulo Bento

Profil Pelatih: Paulo Bento
Korea Selatan sepertinya ingin mengulang sukses seperti pencapaian pada Piala Dunia 2002.

Diracik juru taktik asing berpaspor Belanda, Guus Hiddink, mereka finis di peringkat keempat. Itu merupakan pencapaian terbaik Negeri Ginseng di pentas termegah dan tak pernah lagi tergapai hingga kini.

Baca Juga :  Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Bento, yang asal Portugal, ditunjuk jadi pelatih Korsel sejak 17 Agustus 2018. Dia menggantikan Shin Tae-yong, tak lama setelah Piala Dunia 2018 usai.

Sejauh ini, kinerja Bento cukup oke. Hingga medio Juni 2022, nakhoda berusia 53 tahun itu sudah memimpin skuadnya dalam 49 laga. Hasilnya: 32 kali menang, 11 kali imbang, dan hanya enam kali kalah.

Bento kaya pengalaman, sehingga otoritas sepak bola Korsel kepincut. Sebelumnya Bento pernah mengarsiteki Spoting Lisbon, Chongqing Lifan, Olympiacos, dan tentunya Timnas Portugal.

Tidak hanya sebagai pelatih, Bento juga eks pemain. Posisinya sebagai pemain bertahan. Sederet klub pernah memakai jasanya, di antaranya Vitória Guimarães, Benfica, dan Sporting CP.

Soal peluang di Qatar, Bento memilih merendah. “Kami harus percaya dengan cara kami bermain,” katanya.

Road to Qatar
Korea Selatan tampil cemerlang di babak kualifikasi Zona Asia. Mereka menguasai puncak klasemen Grup H dengan lima kemenangan dan hanya kalah satu kali dalam enam pertandingan.

Di putaran selanjutnya Korsel finis di posisi kedua Grup A, tepat berada di bawah Iran. Melihat pencapaian mereka tersebut, warga Asia berharap Son Heung-min and kolega bisa cetar membahana di Qatar.*** (*/eny)

Jadwal Pertandingan Korea Selatan
Korea Selatan vs Uruguay (24 Nopember 2022)
Korea Selatan vs Ghana (28 Nopember 2022)
Korea Selatan vs Portugal (2 Desember 2022)

Berita Terkait

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI
NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA