Minyak Tanah Langka, Pemerintah Gelar Operasi Pasar

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 26 November 2022 - 10:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 44 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat membludak di Kantor Kelurahan Waioti untuk antri minyak tanah, Sabtu (26/11)

Masyarakat membludak di Kantor Kelurahan Waioti untuk antri minyak tanah, Sabtu (26/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Warga Kota Maumere di Kabupaten Sikka belakangan ini mengalami kelangkaan minyak tanah. Pemerintah daerah setempat pun menggelar operasi pasar, termasuk minyak tanah.

Operasi pasar berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Waioti di Jalan Sudirman, Sabtu (26/11). Pemkab Sikka melalui Bagian Ekonomi Setda Sikka menggandeng PT Rovin Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas sedang melayani minyak tanah

Ratusan warga didominasi ibu-ibu rumah tangga sejak pagi hari menyerbu Kantor Kelurahan Waioti. Mereka membawa serta jeriken-jeriken kosong.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Warga diwajibkan menunjukkan kartu keluarga. Setiap keluarga dibatasi membeli maksimal 20 liter. Harga per liter Rp 4.000.

Operasi pasar dimulai pukul 08.00 Wita. Hingga pukul 10.30 Wita, warga masih membludak di Kantor Kelurahan Waioti.

Tidak adanya pengaturan antrian, membuat suasana tampak tidak kondusif karena saling berebutan untuk dilayani lebih dulu. Apalagi petugas juga tidak dibekali pengeras suara.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Pelayanan operasi pasar minyak tanah

Sembako
Selain minyak tanah, pada operasi pasar kali ini juga dipasarkan kebutuhan berbagai jenis sembako.

Sembako yang dipasarkan yakni beras medium 5 kg seharga Rp 45.000, terigu 1 kilogram merek Stupa Hijau seharga Rp 10.000, gula pasir 1 kilogram merek Manis Kita seharga Rp 14.500, dan minyak goreng 1 liter merek Minyak Kita seharga Rp 14.000.*** (eny)

Berita Terkait

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Pernah Hilang Saat Tsunami 1992, Mata Air di Talibura-Sikka Muncul Lagi Usai Gempa Bumi Tektonik
Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:55 WITA

Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya

Jumat, 4 September 2026 - 08:03 WITA

Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami

Jumat, 4 September 2026 - 06:53 WITA

Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur

Kamis, 3 September 2026 - 19:58 WITA

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Berita Terbaru

Suasana Rapat Badan Anggaran DPRD Sikka, Kamis (3/9)

Daerah

Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah

Kamis, 3 Sep 2026 - 19:58 WITA