Selamatkan 26 Nelayan KM Jangkar Samudra, Kantor SAR Maumere Terima Penghargaan

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 6 Maret 2023 - 17:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 64 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Joni, Agen KM Jangkar Samudra menyerahkan plakat kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel, Senin (6/3), atas penyelamatan 26 nelayan KM Jangkar Samudra beberapa waktu lalu

Joni, Agen KM Jangkar Samudra menyerahkan plakat kepada Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel, Senin (6/3), atas penyelamatan 26 nelayan KM Jangkar Samudra beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Manajemen PT Fajar Flores Flamboyan Fishindo, Senin (6/3), memberikan penghargaan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere.

Penghargaan diberikan menyusul Operasi SAR Gabungan dalam upaya menyelamatkan 26 nelayan KM Jangkar Samudra pada Sabtu (25/2) lalu. Kapal ini mengalami mati mesin di Perairan Pulau Babi.

KM Jangkar Samudra merupakan salah satu kapal pencari ikan, yang secara teknis administrasi berada dalam PT Fajar Flores Flamboyan Fishindo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan yang diberikan berupa plakat, diserahkan oleh Joni, selaku Agen KM Jangkar Samudra. Plakat tersebut diterima langsung Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel.

Mexianus Bekabel, melalui rilis kepada media ini, menyampaikan pemberian penghargaan berlangsung di Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere di Jalan Don Slipi Kelurahan Wolomarang.

Kepada Joni selaku Agen KM Jangkar Samudra, Mexianus Bekabel mengatakan Operasi SAR Jangkar Samudra merupakan kewajiban Basarnas beserta seluruh Tim SAR Gabungan untuk melakukan evakuasi 26 orang nelayan.

Baca Juga :  Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

“Itu sudah menjadi tugas dan kewajiban Basarnas. Syukur sekali, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi seluruh nelayan dalam keadaan selamat,” ujar Mexianus Bekabel.

Sementara Joni pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam aksi kemanusiaan menyelamatkan 26 nelayan KM Jangkar Samudra.

“Nelayan kami berjumlah 26 orang bisa terevakuasi dalam kondisi selamat dan tidak menimbulkan korban jiwa. Inilah yang mendorong kami, selain menyampaikan terima kasih, juga memberikan penghargaan,” ungkap dia.

Sebagaimana diketahui, KM Jangkar Samudra mengalami mati mesin sekitar pukul 21.50 wita, Sabtu (25/2) lalu. Kapal ini berlayar dari Larantuka Kabupaten Flotim menuju Maumere, setelah melakukan pencarian ikan di Perairan Larantuka.

Dalam perjalanan menuju Maumere, KM Jangkar Samudra mengalami mati mesin di Pulau Babi akibat dihantam gelombang tinggi.

Baca Juga :  Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Setelah menerima informasi terkait peristiwa ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere lalu mengerahkan alut berupa KN SAR 250 Puntadewa menuju lokasi.

Tim SAR Gabungan yang terlibat dalam operasi yakni Tim Rescue Kantor SAR Maumere, Crew ABK KN SAR 250 Puntadewa, Polair Maumere, Lanal Maumere, KSOP Maumere, KP3L Maumere, Tim Ambulance Puskesmas Wolomarang, Tim Ambulance Dinas Kesehatan Sikka, Tim Ambulance RSUD T.C Hillers, dan Tagana Dinas Sosial Sikka.

Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 26 orang nelayan, termasuk 3 orang di antaranya adalah ABK.

ABK 3 orang tetap memilih berada di atas kapal untuk melaksanakan perbaikan mesin.

Setelah perbaikan, KM Jangkar Samudra kemudian diarahkan bersandar ke pulau terdekat, dan tetap menjadi pantauan Kantor SAR Maumere.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA