Maumere-SuaraSikka.com: Tim SAR Gabungan pagi ini Rabu (8/3), kembali melakukan pencarian seorang nelayan yang jatuh dan tenggelam saat mencari ikan di Perairan Pantai Nuba Kabupaten Flotim Propinsi NTT.
Ini adalah pencarian hari yang kedua, setelah pencarian hari pertama, Selasa (7/3) kemarin, belum berhasil menemukan korban.
Sebelum pelaksanaan Operasi SAR, terlebih dahulu digelar briefing pada pukul 07.00 Wita. Briefing dimaksudkan untuk memastikan jumlah personil dan peralatan pendukung dalam kegiatan Operasi SAR.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi SAR hari kedua melibatkan 5 personil Tim Rescue Kansar Maumere, beserta potensi SAR lainnya dari Pos AL Flotim, KSOP Flotim, PolAir Flotim, Polres Flotim, Tagana Dinsos Flotim, serta masyarakat dan keluarga korban.
Sebagaimana breifing, Operasi SAR hari kedua dibagi dalam dua Search and Rescue Unit (SRU), yakni menyisir jalur laut dan jakur darat.
Tim Pertama melaksanakan pencarian dan pertolongan dengan metode penyisiran di permukaan air di sekitar lokasi kejadian, dengan luas area pencarian 0.75 NM. Tim ini menggunakan Rubber Boat 30 PK.
Lalu Tim Kedua melaksanakan pencarian dan pertolongan dengan metode penyisiran di darat sepanjang 0,5 kilometer.
Saat breifing pagi tadi disampaikan juga rencana evakuasi jika korban berhasil ditemukan. Menurut rencana, jika ditemukan, korban dievakuasi menuju RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka.
Sebagaimana diberitakan, seorang nelayan di Kabupaten Flotim Propinsi NTT dikabarkan jatuh dan tenggelam di Perairan Pantai Nuba, Selasa (7/3) sekitar pukul 16.10 Wita.
Masyarakat setempat langsung melakukan pencarian menggunakan perahu dan sampan. Namun hingga pukul 20.15 Wita, korban belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere Mexianus Bekabel menjelaskan korban yang jatuh dan tenggelam diketahui bernama Nara Kelen. Pria berusia 50 tahun ini merupakan warga Dusun 2 Desa Mokantarak Kecamatan Larantuka Kabupaten Flotim.
Informasi yang diterima, kata Mexianus Bekabel, sekitar pukul 15.00 Wita korban menggunakan sampan, pergi mencari ikan di Perairan Pantai Nuba.
Berselang 1 jam kemudian, korban tidak terlihat di atas sampan. Dugaan sementara korban jatuh lalu tenggelam.*** (eny)















