Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 60 penduduk Kelurahan Kabor di Kecamatan Alok Kabupaten Sikka, Selasa (28/3), menerima beras bantuan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Beras bantuan tersebut disalurkan langsung Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Dias Quintas, berpusat di halaman rumah Yanuarius Arce di RT/RW 003/004.

Penerima bantuan beras di Kelurahan Kabor sebagian besar adalah warga miskin dan golongan masyarakat tidak mampu, sebagaimana arahan Kapolri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai mendapatkan beras masing-masing 5 kilogram, penerima bantuan pose bersama Kapolres Sikka. Saat itu mereka berteriak lantang menyampaikan terima kasih kepada Kapolri.
“Terima kasih Kapolri atas bantuan berasnya,” seru mereka beramai-ramai dalam kebahagiaan.

Beras Mahal
Grasiana Hortensia, seorang janda berusia 67 tahun mengaku bersyukur mendapatkan bantuan beras dari Kapolri.
Meskipun kecil dan sedikit, bantuan beras 5 kilogram ini sudah bisa meringankan biaya hidupnya, setidaknya untuk 1 minggu.
Bantuan tersebut, ujar dia, sangat berarti sekali, mengingat harga beras di Kabupaten Sikka belakangan ini melonjak drastis.
“Beras mahal sekarang, 1 kilogram sudah dengan harga Rp 15.000. Ini bikin kami agak susah karena harus keluarkan lagi biaya ekstra. Sebelumnya hanya dengan Rp 10.000 sampai Rp 11.000,” ujar pekerja serabutan itu.
Grasiana Hortensia mengatakan warga yang tidak mampu seperti dirinya belakangan ini sangat kesulitan dengan naiknya harga beras.
Jika kondisi ini dibiarkan terus berlangsung lama, bukan tidak mungkin, kata dia, warga miskin tidak bisa lagi mengonsumsi beras.
Karena itu dia berharap pemerintah segera mengintervensi agar harga beras menjadi stabil.

Polres Sikka membagi 4 tim untuk melakukan distribusi beras bantuan kemanusian dari Kapolri. Selain di Kelurahan Kabor, beras bantuan didistribusikan juga ke warga di Kelurahan Madawat, Kota Baru, dan Kota Uneng.
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Sikka mendapatkan bantuan beras sebanyak 25 ton dari Kapolri. Penyalurannya melalui Kapolres Sikka bersama 8 Kapolsek yang berada di wilayah hukum Polres Sikka.
Menurut Kapolres Sikka AKBP Nelson Filipe Dias Quintas, setiap Kapolsek mendapat jatah 2,5 ton untuk didistribusikan kepada 500 warga di wilayah Polsek bersangkutan.*** (eny)















