


Maumere-SuaraSikka.com: Peringatan Hari Buruh Sedunia di Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Senin (1/5), terbilang agak berbeda. Tidak ada aksi demonstrasi sebagaimana terjadi di kota-kota lainnya.
Justeru yang menarik yakni pimpinan perusahaan dan karyawan terlibat dalam aksi jalan sehat mengelilingi Kota Maumere.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setidaknya kurang lebih 500 orang ikut aksi jalan sehat difasilitasi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka. Sebagian besar adalah pekerja pada sektor formal seperti pegawai perbankan dan karyawan koperasi kredit.
Tidak hanya itu, sambil jalan sehat, mereka juga melakukan aksi bersih-bersih dengan memungut sampah yang berserakan di kiri kanan badan jalan.
Jalan sehat memperingati Hari Buruh Sedunia di Kabupaten Sikka dilepas secara resmi oleh Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Dia didampingi Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Sikka Valerianus Samador, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Adeodatus Buang da Cunha, Kepala Dinas Kominfo Awales Syukur, dan sejumlah pimpinan perusahaan.
Bupati Sikka bersama istri ikut dalam barisan jalan sehat, pada posisi persis di belakang marching band SMAK Frater Maumere.

Ubah Paradigma
Mayday tanpa aksi demonstrasi, menjadi momentum yang menarik. Kadis Nakertrans Sikka Valerianus Samador mengaku bangga dengan kondisi damai yang terjadi pada kegiatan Mayday di Kabupaten Sikka.
“Yah kami ingin mengubah paradigma hari buruh yang identik dengan aksi unjuk rasa, melalui kegiatan positip,” ujar dia.
Bupati Sikka menyebut Mayday di Kabupaten Sikka menjadi momentum berharga dan bersejarah bagi pemberi dan penerima kerja.
Dia berharap momentum ini berdampak strategis bagi hubungan industrial demi peningkatan kesejahteraan para buruh.*** (eny)




















