Baru 21 Anggota, KSP Sembilan Bersaudara Nusantara Tidak Kalah Gertak

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 24 Mei 2023 - 14:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 101 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus dan Pengawas KSP Sembilan Bersaudara Nusantara mengikuti RAT Perdana, Rabu (24/5)

Pengurus dan Pengawas KSP Sembilan Bersaudara Nusantara mengikuti RAT Perdana, Rabu (24/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sembilan Nusantara tergolong baru di Kabupaten Sikka. Aktifitas baru berjalan 6 bulan. Anggota terdaftar baru.21 orang.

Meski baru hadir, Sembilan Bersaudara Nusantara tidak mau kalah gertak dengan KSP lain yang tumbuh berkembang di Kabupaten Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KSP Sembilan Bersaudara Nusantara Marianus Petrus Klaver

Ketua KSP Sembilan Bersaudara Marianus Petrus Klaver berkeyakinan koperasi ini akan berkembang terus dari waktu ke waktu.

Bersama pengurus dan manajemen operasional, dia bertekad terus mengembangkan Sembilan Bersaudara Nusantara.

“Kami semua pekerja lapangan, jadi setiap saat kami akan promosikan koperasi ini, setidaknya untuk warga masyarakat di Kecamatan Nele,” ujar Marianus Petrus Klaver.

Keyakinan dan tekad itu diaplikasikan dengan menggelar Rapat Anggota Tahunan, Rabu (24/5) di Enak Desa Nele Urung Kecamatan Nele.

RAT Perdana ini menghadirkan sejumlah elemen dari pengurus, pengawas, manajemen operasional, anggota, termasuk calon-calon anggota.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang dijadwalkan membuka  RAT, kemudian berhalangan. RAT Perdana akhirnya dibuka Administrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray.

Pada kesempatan acara pembukaan RAT Perdana, Marianus Petrus Klaver meminta dukungan pemerintah agar Sembilan Bersaudara Nusantara boleh mendapatkan status berbadan hukum.

“Kami baru jalan 6 bulan, belum berbadan hukum. Mungkin ini yang kami mohon pemerintah melalui Dinas Koperasi bisa bimbing kami,” pinta dia.

Asisten Adminsitrasi Umum Setda Sikka Robertus Ray

Robert Ray pada saat itu mengapresiasi keberanian KSP Sembilan Bersaudara.Nusantara yang meski sebagai pra koperasi telah menggelar RAT Perdana.

“Tidak semua pra koperasi berani gelar RAT. Padahal mestinya seperti ini. Biar baru, tapi kelihatan ada aktifitas. Karena itu pemerintah patut apresiasi atas semangat ini,” ujar dia.

Sebagai koperasi baru, Robert Ray menyebut Sembilan Bersaudara Nusantara laksana bayi. Dia mengingatkan agar koperasi bayi ini dirawat baik-baik sehingga bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana prinsip dan tujuan didirikan koperasi ini.

Baca Juga :  Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Agar tumbuh dam berkembamg baik, Robert Ray berharap seluruh pengurus, pengawas, manajemen operasional dan anggota saling membangum kerja sama yang baik.

Robert Ray juga menjawabi permintaan Marianus Petrus Klaver terkait badan hukum koperasi. Dia mendorong koperasi ini secepatnya berbadan hukum dengan melengkapi berbagai  persyaratan.

Kepala Seksi Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi UKM Rudolfis M Raja yang dihubungi terpisah, menyebut beberapa persyaratan.

Persyaratannya antara lain anggorta minimal 9 orang, memiliki AD/ART, memiliki modal minimal Rp 15 juta, memiliki administrasi organisasi,
melaksanakan kegiatan usaha, memiliki rencana kerja, memiliki pengurus dan pengawas, serta memiliki sarana kerja.

Hingga saat ini KSP Sembilan Bersaudara Nusantara memiliki simpanan pokok Rp 2,1 juta, simpanan wajib Rp 5 juta, dan piutan sebesar Rp 31,8 juta.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA