
Maumere-SuaraSikka: Sejumlah masyarakat mendesak Kejaksaan Negeri Sikka melakukan pengumpulan bahan dan keterangan atas pekerjaan peningkatan ruas jalan Kei-Riit di Kecamatan Nita.
Desakan ini beralasan karena proyek senilai Rp 7.572.259.000 dikerjakan sudah hampir 1 tahun, namun tidak kunjung selesai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek ini dikerjakan CV Enam Bersaudara, dengan tanda tangan kontrak dilaksanakan pada 13 Desember 2021.

Seorang warga Desa Bloro Kecamatan Nita merasa aneh karena proyek dikerjakan sudah terlalu lama dan belum selesai juga.
Anehnya lagi, kata warga yang tidak mau namanya ditulis ini, sudah hampir 2 bulan ini tidak ada aktifitas pekerjaan.
“Kami masyarakat biasa tidak tahu apa masalahnya. Ini hanya bisa jaksa turun periksa saja,” ujar dia di Dusun Koligahar Desa Bloro, Sabtu (27/5).
Pantauan media ini, Sabtu (27/5), pekerjaan ruas jalan Kei-Riit yang bersumber dari dana pinjaman daerah sepertinya dikerjakan asal jadi.
Pekerjaan agregat dan hamparan aspal, diragukan kualitasnya. Bahkan sudah ada bagian aspal yang terluka, dan dibiarkan saja hingga kini.
Paling mengenaskan yakni jalan di Koligahar hingga batas desa Bloro dan Riit sekitar kurang lebih 1 kilometer. Proses pekerjaan masih pada tahapan agregat.
Penjabat Pembuat Komitmen Fred K Djen beberapa waktu lalu menyebut kontraktor pelaksana sedang kesulitan uang untuk pengadaan aspal.
Dia mendesak kontraktor pelaksana untuk segera menyelesaikan pekerjaan.*** (eny)




















