
Maumere-SuaraSikka.com: Kabar suka cita disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD sehubungan dengan usulan gelar pahlawan nasional bagi Fransiskus Xaverius Seda, tokoh tiga zaman kelahiran Lelebai Kabupaten Sikka.
Dalam lawatannya ke Kopo Seda Mude, atau Rumah Frans Seda di Mego, Mahfud MD menyampaikan responnya atas usulan Frans Seda Pahlawan Nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan surat usulan sudah masuk ke mejanya. Menurut dia, seluruh persyaratan untuk menjadikan Frans Seda sebagai pahlawan nasional, sudah terpenuhi.
Dia menambahkan, pemberian gelar pahlawan nasional selain karena jasa orang yang diusulkan, pihaknya mempertimbangkan juga hal lain.
Pertimbangan hal lain yang dia maksudkan yakni pertimbangan pemerataan daerah.
Sebagai contoh kata dia, DKI, Jawa Tinur, dan Jawa Tengah, sudah banyak sekali yang menjadi pahlawan nasional.
“Kita memang cari dari luar. Agar Indonesia itu ada rasa ke-Indonesiaan, tidak rasa Jawa saja,” ujar dia.
Mahfud MD berharap pengusulan Frans Seda Pahlawan Nasional dapat diproses secepatnya.
“Kalau saya meyakini tinggal waktunya saja,” ungkap Mahfud MD.
Mahfud MD tiba di Kopo Seda Mude pukul 09.19 Wita. Dia disambut Fransisca Xaveria Sika Seda, anak pertama Frans Seda.
Usai bertatap muka dengan keluarga Frans Seda, Mahfud MD menyempatkan diri berkunjung ke makam keluarga Frans Seda yang terletak di dalam kompleks Kopo Seda Mude.
Dari Kopo Seda Mude, Mahfud MD dan rombongan kembali ke Maumere, untuk selanjutnya menggunakan jalur udara, menuju Kota Ende di Kabupaten Ende.*** (eny)




















