
Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Wakil Bupati Sikka Romanus Woga yang familiar dengan tagline Roma, hampir pasti pecah kongsi. Kabar ini terkuak persis pada peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2023.
Pasalnya, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga resmi mengumumkan maju sebagai Bakal Calon Bupati Sikka pada Pemilu 2024 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi majunya Romanus Woga disampaikan Lambert Dore Purek, selaku Humas Tim Kerja Romanus Woga, Kamis (1/6).
Dia mengatakan Romanus Woga menyatakan diri maju sebagai Bakal Calon Bupati Sikka setelah mendapat dukungan dari keluarga besar.
Menurut dia, dukungan keluarga dipastikan setelah pertemuan keluarga sejak Rabu (31/5) malam, dan kemudian dilanjutkan Kamis (1/6) pagi tadi.
“Kemarin malam keluarga sudah bikin acara adat,” ujar dia.
Tampilnya Romanus Woga sebagai Bakal Calon Bupati Sikka memang agak mengejutkan.
Aktifis koperasi itu selama ini diam saja, dan selalu tidak bergeming ketika ditanya soal langkah politik selanjutnya setelah nanti bebas tugas pada 20 September 2023 mendatang.
Romanus Woga akhirnya menjawab rasa penasaran publik, dan siap bertempur pada kontestasi Pemilu 2024.
Lambert Dore Purek pun menyebutkan alasan Romanus Woga ingin maju sebagai Bupati Sikka.
Pertama, ujar dia, selama menjadi Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga menyadari banyak kerja yang belum dituntaskan, dan banyak janji yang belum diwujudkan.
Semua itu, ujar Lambert Dore Purek, karena 5 tahun ini dominasi pemerintahan berada di tangan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
Alasan lain, yakni situasi Kabupaten Sikka saat ini sedang kacau-balau. Romanus Woga ingin tampil untuk menyelamatkan situasi ini.
Komunikasi Parpol
Dia menambahkan untuk memantapkan langkah dan kerja politik bagi Romanus Woga, tim kerja akan intens membangun komunikasi politik dengan partai-partai politik.
Langkah awal yang akan dilakukan yakni mendorong Partai Nasdem sebagai partai pengusung, mengingat Romanus Woga merupakan Ketua Partai Nasdem Sikka.
Selain membangun komunikasi dengan partai-partai politik, Lambert Dore mengatakan dia diberi kewenangan untuk melakukan survei guna mendapatkan Bakal Calon Wakil Bupati Sikka.
“Kami akan survei, tapi hak prerogarif ada pada Pa Romanus Woga,” terang dia.
Figur yang diharapkan mendampingi Romanus Woga, kata dia, yakni orang yang memiliki pengalaman, punya wawasan, dan benar-benar mengabdi untuk kepentingan besar masyarakat Kabupaten Sikka.
Menurut Lambert Dore, figur itu bisa berasal dari politisi, mantan birokrat, ataupun birokrat murni.
Sejauh ini sudah 2 kandidat yang secara terus terang ingin menjadi Bupati Sikka. Jauh sebelum ini, mantan Penjabat Bupati Sikka Flory Mekeng telah mendeklarasikan dirinya sebagai Calon Bupati Sikka melalui jalur independen.*** (eny)




















