Hendak ke Kalimantan, 3 Tenaga Kerja Ilegal asal Lembata Diamankan Polisi di Pelabuhan Laurens Say Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 Juni 2023 - 19:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 50 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga kerja ilegal asal Lembata diamakan aparat Polres Sikka di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Minggu (11/6) (foto: istomewa)

Tenaga kerja ilegal asal Lembata diamakan aparat Polres Sikka di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Minggu (11/6) (foto: istomewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Tiga tenaga kerja ilegal asal Kabupaten Lembata, Minggu (11/6), diamankan Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Sikka di Pelabuhan Laurens Say Maumere.

Mereka diperkirakan akan berangkat ke Kalimantan menggunakan KM Bukit Siguntang. Pantauan media ini, 3 orang tersebut langsung diamankan di Polres Sikka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra yang dihubungi media ini membenarkan pihaknya mengamankan 3 pemuda asal Kabupaten Lembata.

“Kami hanya bantu saja, setelah mendapat informasi dari Kasat Reskrim Lembata,” jelas dia.

Kasat Reskrim memastikan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan awal. Dari pemeriksaan, diketahui 3 tenaga kerja ilegal ini tanpa dilengkapi dokumen apapun.

Baca Juga :  PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

“Hanya ada KTP saja,” ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, sedang disiapkan administrasi untuk koordinasi pemulangan pekerja ilegal ini ke Lembata. Dia mengatakan berkoordinasi juga dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka.

Aparat kepolisian mengamankan tenaga kerja ilegal di Pelabuhan Laurens Say Maumere

Informasi yang dihimpun media ini, KM Bukit Siguntang tiba di Pelabuhan Laurens Say pukul 10.00 Wita. Kapal milik PT Pelni datang dari Lewoleba, singgah Maumere, dan menuju ke Makasar, Pare Pare, Balikpapan dan Nunukan.

Setengah jam sesudahnya Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra  bersama Kasat Intelkam Polres Sikka Iptu Suparjo dan Unit SosBud Sat Intelkam dan unit Tipiter Sat Reskrim Polres Sikka melaksanakan monitoring didalam KM Bukit Siguntang berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polres Lembata.

Baca Juga :  Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say

Setelah berkoordinasi dengan anggota Pelni Maumere, aparat kepolisian berhasil mengamankan 3 orang di dalam KM Bukit Siguntang.Tiga pemuda ini dibawa ke Pos Pol KPPP Laut untuk diambil keterangan.

Tiga tenaga kerja ilegal ini berasal dari Desa Haramengi Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata. Mereka adalah Kornelis Uma, Dominikus Dore, dan Oktovianus Leu.*** (eny)

Berita Terkait

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?
Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik
Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma
Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026
Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT
Ruang Tunggu Ambruk, 3 Orang Meninggal Dunia, PMKRI Maumere Desak Audit Forensik Pelabuhan Laurens Say
Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu
Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Fenomena Langka! Gempa Susulan Flores Nyaris 10 Ribu Kali, Mengapa Sesar Lain Ikut “Terbangun”?

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:32 WITA

Jello Sadipun Harumkan Sikka di Kejurnas Tarung Derajat, Sabet Emas dan Petarung Favorit Terbaik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:42 WITA

Meski Masa Tanggap Darurat, Sekolah di Sikka Mulai Tatap Muka, Prioritaskan Keselamatan dan Fokus Hilangkan Trauma

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:13 WITA

Status Tanggap Darurat Gempa Bumi Tektonik di Sikka Diperpanjang Hingga 11 September 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:41 WITA

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:13 WITA

Rehab-Rekon Pascagempa Bumi di Sikka, Golkar Serukan Pakai Bantuan Presiden Rp 20 Miliar, BTT Jangan Diganggu

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:05 WITA

Sikka Fokus 4 Pilar Capai Target Pajak Daerah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Berita Terbaru

Sebuah rumah warga di Kecamatan Palue Kabupaten Sikka rusak berat diguncang gempa bumi tektonik Sabtu (15/8) lalu

Bencana Alam

Kemdikti Gratiskan UKT 5.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 29 Agu 2026 - 21:41 WITA