
Maumere-SuaraSikka.com: Tiga tenaga kerja ilegal asal Kabupaten Lembata, Minggu (11/6), diamankan Sat Reskrim dan Sat Intel Polres Sikka di Pelabuhan Laurens Say Maumere.
Mereka diperkirakan akan berangkat ke Kalimantan menggunakan KM Bukit Siguntang. Pantauan media ini, 3 orang tersebut langsung diamankan di Polres Sikka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra yang dihubungi media ini membenarkan pihaknya mengamankan 3 pemuda asal Kabupaten Lembata.
“Kami hanya bantu saja, setelah mendapat informasi dari Kasat Reskrim Lembata,” jelas dia.
Kasat Reskrim memastikan pihaknya sudah melakukan pemeriksaan awal. Dari pemeriksaan, diketahui 3 tenaga kerja ilegal ini tanpa dilengkapi dokumen apapun.
“Hanya ada KTP saja,” ujar dia.
Selain itu, lanjut dia, sedang disiapkan administrasi untuk koordinasi pemulangan pekerja ilegal ini ke Lembata. Dia mengatakan berkoordinasi juga dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sikka.

Informasi yang dihimpun media ini, KM Bukit Siguntang tiba di Pelabuhan Laurens Say pukul 10.00 Wita. Kapal milik PT Pelni datang dari Lewoleba, singgah Maumere, dan menuju ke Makasar, Pare Pare, Balikpapan dan Nunukan.
Setengah jam sesudahnya Kasat Reskrim AKP Nyoman Gede Arya Triyadi Putra bersama Kasat Intelkam Polres Sikka Iptu Suparjo dan Unit SosBud Sat Intelkam dan unit Tipiter Sat Reskrim Polres Sikka melaksanakan monitoring didalam KM Bukit Siguntang berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polres Lembata.
Setelah berkoordinasi dengan anggota Pelni Maumere, aparat kepolisian berhasil mengamankan 3 orang di dalam KM Bukit Siguntang.Tiga pemuda ini dibawa ke Pos Pol KPPP Laut untuk diambil keterangan.
Tiga tenaga kerja ilegal ini berasal dari Desa Haramengi Kecamatan Omesuri Kabupaten Lembata. Mereka adalah Kornelis Uma, Dominikus Dore, dan Oktovianus Leu.*** (eny)







Ikuti Kami
Subscribe












